BC Tanjungpinang Mengaku Damai Dengan Andi Cory Atas Perlakuan Aparat-nya yang Arogan

Mesin X-Ray yang sebelumnya rusak hingga memicu arogansi Aparat BC saat memeriksa barang penumpang, saat ini telah diperbaiki dan sudah berfungsi (Foto:Roland/presmedia.id)
Mesin X-Ray yang sebelumnya rusak hingga memicu arogansi Aparat BC saat memeriksa barang penumpang, saat ini telah diperbaiki dan sudah berfungsi (Foto:Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Dilaporkan warga atas arogansi oknum aparat-nya yang melakukan pemeriksaan barang secara manual di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang mengaku sudah bertemu dan berdamai dengan pelapor.

Seksi Humas dan komunikasi KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang Faisal Rusydi, mengatakan atas peristiwa itu, pihaknya telah melakukan pertemuan dan silaturahmi dan mengklarifikasi permasalahan tersebut dengan Andi Cori Fatahuddin.

Dalam pertemuan itu Faisal Rusydi, juga diberi pengertian mengenai tugas dan kewajiban aparat Bea dan Cukai sesuai SOP terhadap barang milik warga di Pintu perlintasan.

“Kita sudah bertemu dan saling mengerti dan berdamai atas kejadian itu,” katanya Jumat(28/5/2022).

Karena menurut Faisal, secara SOP ketika mesin X-Ray di Pintu perlintasan orang dan Barang rusak, Pihaknya wajib melakukan pemeriksaan secara manual baik terhadap penumpang Warga Negara Asing (WNA) maupun Warga Negara Indonesia (WNI).

“Dalam pemeriksaan ini, Kita menggunakan metode manual, yaitu manajemen resiko dan profiling untuk menentukan pemeriksaan barang penumpang,” pungkasnya.

Namun demikian, Faisal tidak menjelaskan SOP prosedur pemeriksaan yang dilakukan apakah secara terbuka atau tertutup atau dilakukan dengan arogan serta tanpa etik.

Saat ini lanjutnya, Mesin X-Ray untuk pemeriksaan barang penumpang yang sebelumnya menjadi pemicu pertengkaran aparat-nya dengan warga di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang itu telah aktif dan dapat digunakan.

“Saat ini Mesin X-Ray sudah diperbaiki dan bisa digunakan sehingga sudah berjalan dengan normal,” ujarnya.

Dengan kondisi ini, Bea dan Cukai mengatakan akan melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pengawas lalu lintas barang dengan lebih baik.

Sebelumnya, Andi Cori Fatahuddin melaporkan aparat Bea dan Cukai Arogan yang bertugas di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang ke Polisi.

Pelaporan dilakukan, akibat tidak terima dengan perlakuan aparat Bea dan Cukai laki-laki, yang membongkar dan mengobok-obok pakaian dalam CD dan BH istri di depan umum saat melakukan pemeriksaan di Pelabuhan SBP Tanjungpinang.

“Saya anggap ini adalah perbuatan tidak menyenangkan, dan hal ini akan saya laporkan ke Pihak Kepolisian. Arogan dan sombongnya petugas Bea dan Cukai seolah melebihi petugas Polisi di Pelabuhan kota Tanjungpinang,” kata Andi Cori sebelumnya.

Perilaku aparatur Bea dan Cukai di hanggar perlintasan Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang ini dikatakan Andi Cori jauh dari ramah dalam memperlakukan warga masyarakat.

Kelakuan aparat Bea dan cukai ini lanjut Andi Cory, berbanding terbalik dengan praktik penyelundupan sejumlah barang dan rokok Ilegal yang saat ini merajalela dilakukan sejumlah “cukong” dari Batam ke Bintan hingga kota Tanjungpinang.

“Terhadap sejumlah barang-barang selundupan dari Kawasan FTZ Batam yang masuk melalui Roro ke Bintan dan Tanjungpinang ini, Seolah mereka “Buta” dan tidak melihat, tapi kalau sama Masyarakat biasa mereka garang,” ujarnya.

Padahal lanjutnya, jika dibandingkan dengan permainan Pajak yang hilang atas masuknya sejumlah Barang kena Cukai dari Luar Negeri ke Batam dan selanjutnya diselundupkan ke Bintan dan Tanjungpinang serta sejumlah daerah lain, lebih besar dibanding sejumlah penumpang yang baru tiba di Pelabuhan Internasional itu.

“Kecuali, jika ada memang yang nekat melakukan sindikat penyelundupan Narkoba atau barang terlarang lainnya jelas harus ditindak,” sebutnya.

Seharusnya kata Andi Cory, Bea Cukai Tanjungpinang tidak hanya berani pada masyarakat kecil di pintu perlintasan resmi Pelabuhan, Tetapi juga harus berani menangkap dan mengamankan sejumlah penyelundupan, Rokok dan barang Impor lainnya yang melanggar aturan Pabean dari Batam itu.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.