Berkas Korupsi Tersangka Ferdi Yohanes Dilimpahkan Jaksa Ke PN Tanjungpinang

Korupsi IUP-OP Tambang Bauksit., Kejaksaan tinggi Kepri sita uang Saksi Ferdy Yohannes Rp7,5 Milliar (Foto:Dok-Presmedia)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang melimpahkan berkas perkara tersangka Ferdi Yohanes dalam kasus Korupsi lanjutan penyalahgunaan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) tambang Bauksit Bintan, ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Senin (6/6/2022).

Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Tanjungpinang, Dedek Syumarta Suir, menyatakan pelimpahan berkas perkara tersangka Ferdi Yohannes itu, dilakukan berdasarkan surat pelimpahan perkara Nomor:B-627/L.10. 10/Ft.1/06/2022 oleh Tim Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang.

Dalam kasus Korupsi IUP-OP ini lanjutnya, tersangka Ferdy Yohanes didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang  RI Nomor 20 tahun 2001, Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Kemudian Pasal 3 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang – undang  RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Ditempt terpisah, Humas PN Tanjungpinang Isdaryanto, juga membenarkan pelimpahan berkas perkara korupsi dengan tersangka Ferdi Yohanes itu.

“Hari ini tercatat telah limpahkan ke PN, sebagaimana termuat dalam SIPP kita,” kata Isdaryanto saat dikonfirmasi PRESMEDIA.ID.

Atas Pelimpahan ini, Ketua PN Tanjungpinang juga telah menetapkan Hakim, Risbarita bersama dua anggota Hakim Adhoc Tipikor Albifery dan Saiful Arif yang akan memeriksa perkara korupsi tersebut.

“Untuk hari sidang belum, Nanti hakimnya yang akan menetapkan,” ujarnya.

Tersangka Ferdi Yohanes Lepas Dari Sangkan TPPU

Berkas perkara tersangka Ferdi Yohanes ini, merupakan tersangka lanjutan dari 12 tersangka penyalahgunaan IUP-OP Tambaang Bouksit di Bintan yang sebelumnya menyeret sejumlah Direktur Perusahaan, kepala dinas ESDM dan BPMPTSP Kepri dan divonis bersalah oleh Hakim PN Tipikor Tanjungpinang.

Tersangka Ferdi Yohanes sebelumnya juga telah ditetapkan Kejati Kepri sebagai tersangka dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari korupsi Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Tambang Bauksit.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri yang saat itu dijabat Heri Setyono, mengatakan penetapan Ferdy Yohanes sebagai tersangka, dilakukan sebagai kasus lanjutan dari korupsi IUP-OP Tambang Bauksit di Bintan. Ferdi Yohanes ditetapkan tersangka Korupsi dan TPPU pada Rabu (13/10/2021) oleh Jaksa penyidik tindak pidana khusus Kejati Kepri.

Namun faktanya, saat ini tersangka Ferdi Yohanes hanya dijerat dengan pasal 2 Juncto Pasal 3 juncto Pasal 18 nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto pasal 55 KUHP.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.