PMD Bintan Minta Aparatur Desa Disiplin Birokrasi

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bintan menggelar rapat koordinasi (rakor) pemerintahan desa (Pemdes) di Ruang Rapat II Kantor Bupati Bintan, Senin (13/6/2022).
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bintan menggelar rapat koordinasi (rakor) pemerintahan desa (Pemdes) di Ruang Rapat II Kantor Bupati Bintan, Senin (13/6/2022).

PRESMEDIA.ID, Bintan – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bintan menggelar rapat koordinasi (rakor) pemerintahan desa (Pemdes) di Ruang Rapat II Kantor Bupati Bintan, Senin (13/6/2022).

Dalam rakor tersebut dihadiri seluruh desa. Mereka membahas terkait pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak, potensi desa, dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di setiap desa.

Kepala Dinas PMD Rony Kartika mengatakan ada beberapa hal yang dibahas dalam rakor. Diantaranya Pilkades secara serentak di 21 desa se Kabupaten Bintan. Euforia besar ini diharapkan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menyalurkan aspirasinya dalam memberikan pilihan.

“Sesama kita, jaga kondusifitas, jaga kekompakkan dan selalu berkoordinasi. Jangan sampai ada hal yang tidak kita harapkan malah terjadi,” ujar Rony.

Kemudian terkait potensi yang dimiliki desa. Sebaiknya seluruh aparatur desa harus mampu mengembangkan semua potensi yang ada. Tentunya dengan memanfaatkan kekuatan anggaran yang tersedia sehingga berjalan maksimal.

Kemudian rembukkan potensi-potensi yang akan digarap bersama masyarakat. Lalu ajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam membangun desanya.

“Tentunya semua itu harus dijalankan dengan disiplin ketat terkait birokrasi maupun regulasi yang berlaku,” jelasnya.

Tentunya juga agar semua potensi dan situasi terus berjalan kondusif diperlukan SDM yang berkualitas. Maka diminta semua perangkat desa untuk terus meng-upgrade kemampuan serta keahlian khususnya dalam memahami berbagai regulasi yang bisa saja selalu berubah-ubah.

“Intinya kesiapan SDM di setiap desa merupakan hal yang cukup urgen dan harus mendapatkan perhatian utama,” katanya.

Terakhir dia juga berharap aparatur desa untuk saling berkoordinasi dengan lintas sektoral. Kemudian minta dukungan pengawasan yang melekat dari camat guna pembinaan dan pengawasan jalannya roda pemerintahan desa.

“Harus memperkuat komunikasi ke semua lintas sektor. Karena dengan komunikasi yang baik akan terjalin hubungan kerjasama yang baik,” ucapnya

Penulis : Hasura
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.