Pemprov Kepri Terus Lakukan Terobosan Permudah Wisman Ke Kepri

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. (Foto : Ismail/presmedia.id)
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. (Foto : Ismail/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah provinsi Kepri menyatakan akan terus melakukan sejumlah tembusan dan kemudahan bagi Wisatawan Asing (Wisman) dari luar Negeri khususnya Singapura dan Malaysia dapat berkunjung dan berwisata dengan mudah ke Kepri pasca melandasinya kasus Covid-19.

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi dan menyurati pemerintah pusat melalui Menteri terkait agar sehingga dapat memberi diskresi untuk meningkatkan geliat Pariwisata Kepri kembali Normal seperti sedia kala.

“Baru-baru ini kita juga sangat bersyukur, karena kemarin dapat diskresi lagi biaya Asuransi Wisman yang berkunjung ke Kepri sudah ditiadakan,” ujar Ansar Senin (13/6/2022).

Selain itu, kata mantan Bupati Bintan ini, dalam waktu dekat pelabuhan Harbor Bay Front akan dibuka kembali.

Hal ini tegas Ansar, merupakan usaha yang dilakukan dengan menyurati Pemerintah Pusat untuk penghapusan penetapan Asuransi bagi Wisman yang berkunjung ke Kepri dan pembukaan sejumlah pintu pelabuhan di Kepri.

Dia juga mengatakan, penghapusan kebijakan Asuransi bagi Wisman itu dilakukan melalui bantuan dari Menteri dalam negeri dan Menteri Perhubungan serta Duta Besar Indonesia dalam berbagai pertemuan.

“Kita meminta, agar hal tersebut dapat dibicarakan dengan pemerintah Singapura. Selain itu, kita juga mendorong Bintan Resort dan Nongsa Batam juga, agar membicarakan ke Pemerintah Singapura,” ujarnya.

Dengan terobosan dan sejumlah kemudahan itu, Ansar berharap wisman dari Singapura yang berkunjung ke Kepri baru naik 30 persen akan kembali normal sebelum vandemi Covid dengan jumlah kunjungan Wisman mencapai 260.000 per bulan.

Pemprov Kepri Gelar Survei Reologi ke Sejumlah kabupaten/kota

Saat ini lanjut Ansar, untuk menegaskan bahwa Kepri siap menerima kunjungan Wisman, Pemerintah juga akan melakukan Survei Serologi pada masyarakat di sejumlah kabupaten/kota di Kepri.

Hal itu, kata Ansar dilakukan untuk mengantisipasi dan mengetahui daya Hardimunity masyarakat Kepri setelah pelaksanaan Vaksin Booster.

“Sehingga kalau ada lonjakan kasus di Luar Negeri, akan dilihat dan diperbandingkan dengan ketahanan serta kesiapan antibody masyarakat kita di Kepri,” ujarnya.

Kenaikan Ongkos Kapal Akan Didudukan Dengan Operator Ferry

Selanjutnya, mengenai kenaikan ongkos Kapal dari dan Ke Singapura, yang saat ini mencapai Rp 800 ribu Pulang-Pergi, dikatakan Ansar juga akan segera didudukkan dengan Operator Kapal.

“Nanti kita kan coba dudukan dengan Operator Kapal Ferinya, apakah kenaikan ongkos ini disebabkan karena BBM atau hal lainnya,” sebutkan.

Gubernur Kepri Minta Pusat Cabut Pembatasan VOA Pada Sejumlah Negara

Ansar melanjutkan, pihaknya akan kembali mengusulkan agar Pemerintah melalui kementerian Luar Negeri dan Dirjen Imigrasi di Kementerian Hukum dan HAM, mencabut pembatasan pemberian Visa on Arrival (VOA) pada sejumlah negara yang sebelumnya dilakukan pembatasan.

Harapan, dengan pencabutan pembatasan pemberlakukan VOA pada sejumlah negara yang sebelumnya mendapat kebebasan Visa berkunjung itu, kunjungan dan kedatangan Wisman ke Kepri dan sejumlah tempat wisata di Indonesia akan pulih dan Normal.

“Pembatasan VOA pada sejumlah negara ini akan kembali kita suarakan dan usulan ke Pusat melalui Kementerian luar negeri agar dicabut, sehingga kunjungan Wisman ke seluruh tempat Wisata khususnya Kepri bisa kembali Normal,” ujar Ansar.

Penulis : Presmedia
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.