Diperiksa Jaksa, 37 Anggota DPRD Tanjungpinang Kembalikan Korupsi Dana Reses, Mami dan Perjalanan Dinas 2017-2019

*Tindak Lanjut Proses Hukumnya Tunggu Petunjuk Kejati

Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Ardiansyah (1)
Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Ardiansyah. (Foto : Roland/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Sebanyak 37 anggota DPRD aktif dan mantan anggota DPRD Tanjungpinang, mengembalikan Kerugian Negara (KN) dari Korupsi dana Reses, Makan Minum (Mami) dan Perjalanan Dinas yang dinikmati pada tahun 2017-2019.

Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang Ardiansyah, mengatakan pengembalian dana Reses, Makan Minum (Mami) dan Perjalanan Dinas yang dinikmati sejumlah anggota dan mantan anggota DPRD kota Tanjungpinang itu, dilakukan atas hasil audit Inspektorat Kota Tanjungpinang.

“Dari hasil Audit Inspektorat kota Tanjungpinang, terdapat kesalahan administrasi dalam penyusunannya yang tidak lengkap, sehingga mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 1 miliar,” kata Ardiansyah saat ditemui di Kejari Tanjungpinang, Selasa (14/6/2022).

Ia menyebutkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terdapat 43 anggota DPRD kota Tanjungpinang tahun 2017-2019 yang menikmati anggaran APBD untuk dana Reses, makan minum dan perjalanan dinas itu.

“Untuk besarannya sekitar Rp 5 juta yang paling rendah dan yang paling tinggi Rp 54 juta. Dan dari jumlah itu 37 orang mengaku telah mengembalikan sesuai bukti pengembalian yang ditunjukan saat pemeriksaan,” sebutnya tanpa menyebut nama-nama anggota dan mantan anggota DPRD Tanjungpinang tersebut.

Sedangkan 6 orang anggota dan mantan anggota DPRD lainnya, lanjut Ardiansyah, belum melakukan mengembalikan, dan telah berjanji dalam minggu ini akan mengembalikan.

“Karena ini masih penyelidikan belum maka kami belum dapat menyebut nama-namanya,” ujarnya.

Proses Hukum Tunggu Petunjuk Kejati

Sementara itu, ketika disinggung progres dan tindak lanjut proses hukum yang dilakukan, Ardiansyah juga enggan membeberkan, dengan alasan, pihaknya di Kejari Tanjungpinang masih akan meminta petunjuk dari Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.

Sebelumnya, Kejaksaan negeri Tanjungpinang telah memanggil dan memeriksa sejumlah anggota dan mantan anggota DPRD Tanjungpinang pihak dalam penyelidikan dugaan korupsi dana Reses, dana makan minum serta Perjalanan Dinas anggota dan staf DPRD kota Tanjungpinang 2017-2019.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.