maulidnabidewan

Sempat Buron Terdakwa Korupsi Lingga Direktur PT.Mekar Cahaya Dituntut 2 Tahun Penjara

Korupsi Pengadaan Pompong, Terdakwa Henerty dituntut 2 tahun penjara oleh Jaksa Kejari Lingga di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, (Foto:Roland)
Korupsi Pengadaan Pompong, Terdakwa Henerty dituntut 2 tahun penjara oleh Jaksa Kejari Lingga di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, (Foto:Roland/Presmedia.id))

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Direktur PT.Mekar Cahaya, Terdakwa Henerty dituntut 2 tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan pompong pelajar di Kabupaten Lingga tahun 2017.

Tuntutan diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lingga, Ahmad Al Yuhri di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Kamis (16/6/2022).

Dalam tuntutannya, Jaksa menyatakan, terdakwa terbukti secara sah menyakinkan bersalah secara bersama-sama dengan terpidana Jefrizal selalu Ketua Panitia Lelang melakukan tindak pidana korupsi, sebagaimana dakwaan Subsider melanggar pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP.

“Atas perbuatanya, menuntut terdakwa dengan tuntutan pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan,” kata Jaksa pada sidang secara virtual di PN Tanjungpinang.

Menyatakan, uang senilai Rp 40 juta yang disetorkan ke rekening Kejaksaan Negeri Lingga dirampas sebagai uang pengganti atas kerugian negara.

Selain itu terdakwa juga dituntut untuk membayar uang pengganti atas kerugian negara dari sebagian yang telah dikembalikan sebesar Rp 80 juta.

“Apabila tidak dikembalikan dalam waktu satu bulan, diganti dengan hukuman 1 tahun penjara,” tegas Jaksa lagi.

Atas tuntutan itu terdakwa yang didampingi Penasehat Hukumnya menyatakan keberatan, dan akan mengajukan Pledoi (pembelaan) secara tertulis.

Atas keberatan terdakwa, Hakim Anggalanton Boangmanalu didampingi dua hakim ad hoc tipikor lainnya, menunda persidangan dengan agenda pembacaan pledoi dari terdakwa.

Terdakwa Henerty yang merupakan direktur CV.Mekar Cahaya sebelumnya ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan dalam kasus Korupsi pengadaan 6 pompong pelajar dari APBD Lingga 2017.

Namun Karena Buron, Kejaksaan memasukan Henerty dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), dan kemudian ditangkap saat sedang merayakan Tahun Baru Cina atau Imlek bersama keluarganya di kediamannya Jalan Lembah Purnama, Lorong Tanama, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Selasa (1/2/2022) lalu.

Dengan tertangkapnya tersangka, Kejaksaan Negeri Lingga kembali melakukan memproses penuntutan pada tersangka sebagai lanjutan dari proses hukum yang dilakukan Jaksa pada terpidana Zefrizal yang sebelumnya telah dihukum 1 tahun dan 8 bulan dan pidana denda sebesar Rp.50 juta subsider 1 satu bulan.

Adapun Modus korupsi yang dilakukan tersangka diawali sebagai pemenang tender proyek melalui perusahaan yang dimilikinya yaitu CV Mekar Cahaya.

Kemudian dalam pengadaan 6 unit Pompong tersangka memainkan harga Satuan pembuatan 6 pompong hingga tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan, hingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp125 juta.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.