Rakor Pemerintah Kabupaten/Kota, Gubernur Kepri Bahas Tujuh Program Pembangunan Daerah

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad memimpin langsung Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupaten-Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Senin (20-6-2022).
Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad memimpin langsung Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupaten-Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Senin (20-6-2022).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad, memimpin langsung Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau membahas tujuh program utama dalam pembangunan daerah di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Senin (20/6/2022).

Rakor Pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Kepri ini, sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 yang menetapkan kedudukan Gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah.

Dalam kedudukannya, Gubernur memiliki 2 fungsi yaitu selain sebagai Kepala Daerah Otonom, Gubernur juga sebagai wakil pemerintah pusat di daerah yang memiliki fungsi pembinaan, pengawasan dan koordinasi dalam urusan pemerintahan serta tugas pembantuan.

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad mengatakan Rakor pemerintah kabupaten kota dilakukan sebagai upaya pembenahan dari tataran perencanaan sampai pada implementasi program pembangunan sebagai perwujudan dari sinkronisasi pelaksanaan pembangunan di provinsi Kepulauan Riau dalam mewujudkan kemakmuran, dayasaing dan berbudaya.

Ansar melanjutkan, Rakor yang dilaksanakan, juga dalam rangka mengkoordinasikan program strategis nasional di daerah sampai ke tingkat pemerintah kabupaten/kota maupun instansi vertikal kabupaten/ kota.

“Termasuk melaksanakan serta menyampaikan kembali berbagai arahan Presiden RI yang disampaikan dalam rakor tingkat Menteri maupun daerah. Oleh karena itu hari ini kita rapat untuk mengevaluasi itu semua” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar berharap rakor hari ini mendapat hasil maksimal dan berkomitmen untuk mengontrol serta mengevaluasi hasilnya. Untuk itu Rakor Pemkab/Pemko se Kepri ini akan kembali di gelar pada bulan Agustus atau September mendatang. Dengan tujuan supaya hasil rakor terevaluasi dari waktu ke waktu.

Hasil Rakor ini, monitoring dan evaluasinya serta rakor lanjutan nantinya akan selalu dilaporkan oleh Gubernur Ansar kepada Menteri dalam Negeri. Sebab, rencana pelaksanaan rakor ini telah disampaikan Gubernur Ansar kepada Mendagri.

“Mendagri menyambut baik pelaksanaan rakor ini serta diminta laporannya. Untuk itu agar kita seriusi pelaksanaannya. Mudah-mudahan bisa menjadi model bagi provinsi lain se-Indonesia. Juga agar menjadi ajang peningkatan kinerja dan pengabdian di tengah-tengah masyarakat” harap Gubernur.

Ada tujuh materi utama yang dibahas dalam rakor ini dan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama di moderator dipimpin oleh Asisten II Pemprov Kepri Luki Zaiman dan sesi kedua Asisten I Pemprov Kepri Raja Hery Mokhrizal sebagai moderator.

Materi yang dibahas pada sesi pertama antara lain evaluasi pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota se-Kepri oleh Kepala BPS Kepri, Darwis Sitorus.

Evaluasi kinerja dana transfer pusat ke daerah dan dana desa oleh Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Kepri Indra Soeparjanto, evaluasi realisasi APBD Provinsi Kepri dan Kabupaten Kota se-Kepri Oleh Kabiro Ekbang Provinsi Kepri Misbardi, dan evaluasi penerapan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) oleh Kabiro PBJ Aswandi.

Kemudian materi yang dibahas pada sesi kedua antara lain evaluasi kondisi stunting dan target capaian Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) serta realisasi DAK Bidang Keluarga Berencana kabupaten kota se-Kepri oleh Kepala BKKBN Kepri Rohina dan Kadis Kesehatan Kepri M. Bisri.

Selanjutnya evaluasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintan Daerah (LPPD) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Zulhendri, dan terakhir penerapaan keikutsertaan nelayan pada program BPJS Ketenagakerjaan di kabupaten kota se Kepri oleh Kadis Kelautan dan Perikanan Kepri Arif Fadillah.

Gubernur Ansar dalam closing statementnya menyampaikan hasil pembahasan seluruh materi dalam rakor ini agar benar-benar ditindaklanjuti Bupati dan Walikota. Menurutnya, jika tidak ditindakanjuti maka tidak akan menambah nilai pelaksanaannya.

“Untuk itu saya apresiasi Pemkab dan Pemko yang akan melaksanakan rakor lanjutan tingkat kabupaten dan kota. Mari sama-sama ikuti perkembangannya dari waktu ke waktu. Ke depan kita jadikan rakor ini sebagai rapat rutin setiap 3 atau 4 bulan sekali dengan Kabupaten/kota se-Kepri bergantian menjadi tuan rumah” tutupnya.

Hadir langsung dalam rakor tersebut Ketua Komisi IV DPRD Kepri sekaligus Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, Plt. Bupati Bintan Roby Kurniawan, Bupati Natuna diwakili Wakil Bupati Rodhial Huda, Walikota Tanjungpinang diwakili Sekda, Walikota Batam diwakili Asisten II, Bupati Lingga diwakili Asisten I, serta para Kepala OPD Pemprov Kepri dan Kabupaten Kota se-Kepri.

Penulis : Presmedia
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.