Terdakwa Korupsi Rp 7,5 M Ferdi Yohannes Ditahan di Kamar Karantina Rutan

*Uang Jaminan Penangguhan Akan Dikembalikan Jaksa Ke Istri Terdakwa

Ditahan di Rutan, Terdakwa Korupsi Rp7,5 M Ferdi Yohannes akan ditempatkan di  Kamar Karantina Rutan selama 14 hari. (Foto:Istimewa)
Ditahan di Rutan, Terdakwa Korupsi Rp7,5 M Ferdi Yohannes akan ditempatkan di  Kamar Karantina Rutan selama 14 hari. (Foto:Istimewa)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Terdakwa Korupsi Rp 7,5 Miliar Ferdi Yohanes, ditempatkan di kamar Karantina Rutan Kelas I Tanjungpinang.

Kepala Pelayanan Rumah Tahanan Kelas I Tanjungpinang, Al Imran Asyari, mengatakan pihaknya menerima tahanan atas nama Ferdi Yohanes dari Kejari Tanjungpinang pada Senin (21/6/2022) kemarin.

“Tahanan Kejaksaan atas Nama Ferdi Yohanes kita terima sore kemarin. Dan saat ini ditahan di kamar Karantina bersama dengan tahanan baru lainnya,” kata Imran saat dikonfirmasi PRESMEDIA.ID, Selasa (21/6/2022).

Penerimaan tahanan di Rutan lanjut Al Imran, dilakukan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dan sesuai dengan SOP.

“Penahanan terhadap Tahanan yang baru masuk, akan dilakukan di tahanan Karantina selama 14 hari, dengan tujuan masa pengenalan lingkungan,” ujarnya tanpa menjelaskan ada berapa banyak tahanan baru dalam satu kamar dengan terdakwa Ferdi Yohanes.

Uang Jaminan Penanguhan Akan Dikembalikan Jaksa Ke Istri Terdakwa

Ditempat terpisah, Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kepri Nixon Andreas Lubis, mengatakan uang jaminan Rp.100 juta yang sebelumnya diserahkan terdakwa pada permohonan penangguhan di Kejati telah dititipkan Jaksa ke Rekening Penampung Lainnya (RPL) atas nama Kejari Tanjungpinang.

“Selanjutnya jaminan itu akan diambil oleh istri terdakwa selaku pemohon,” ujar Nixon.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menahan terdakwa kasus Korupsi IUP-OP tambang Bauksit Ferdi Yohanes.

Penahanan terdakwa kasus lanjutan Korupsi IUP-OP tambang Bauksit ini, ditetapkan Majelis hakim Risbarita didampingi Hakim anggota Albiferi dan Syaiful pada sidang lanjutan terdakwa di PN Tanjungpinang, Senin (20/6/2022).

Dalam pertimbangan penetapannya, majelis Hakim menyatakan, bahwa keputusan penetapan penahanan terdakwa dalam kasus korupsi itu, tidak ada pengaruh dari siapapun dan telah melalui rumusan serta pertimbangan Majelis Hakim.

Penetapan putusan majelis hakim ini, sekaligus menganulir permohonan terdakwa dan kuasa hukumnya yang sebelumnya mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

Terdakwa Ferdi Yohanes (40) sendiri, sejak ditetapkan tersangka Korupsi penyalahgunaan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) Bauksit di Bintan, tidak pernah dilakukan penahanan oleh Jaksa, baik dalam penyidikan, pelimpahan berkas perkara tahap dua, hingga pembacaan dakwaan kasus terdakwa, di PN Tanjungpinang.

Bahkan untuk memperpanjang, kebebasannya di luar, terdakwa yang saat itu didampingi kuasa hukumnya, menyatakan keberatan dengan dakwaan Jaksa terhadapnya.

Selain itu, Ferdi Yohanes dan kuasa hukumnya juga kembali mengajukan permohonan penangguhan penahanan pada majelis hakim.

Namun atas eksepsi dan permohonan terdakwa, majelis hakim menyatakan, terdakwa yang telah didakwa dalam dakwaan berlapis ditetapkan dilakukan penahanan selama 30 hari ke depan.

“Menimbang bahwa terdakwa telah didakwa berdasarkan UU Tipikor, sedangkan Tipikor termasuk dalam kategori kejahatan luar biasa. Maka, Majelis Hakim memandang perlu untuk menahan terdakwa dalam tahanan rutan Tanjungpinang,” tegas Hakim.

Hakim juga mengatakan, penahanan terhadap terdakwa Ferdi Yohannes adalah untuk kepentingan pemeriksaan serta mempertimbangkan syarat objektif dan subjektif sebagaimana ketentuan pasal 21 ayat 1 dan Ayat 4 KUHAP, Pasal 26 ayat 1 pasal 21 ayat 4 tentang hukum acara pidana serta pasal yang berkaitan dengan itu

“Menetapkan untuk melakukan penahanan terhadap terdakwa Ferdi Yohanes dalam tahanan Rutan Tanjungpinang paling lama 30 hari terhitung sejak tanggal 20 Juni 2022 sampai 19 Juli 2022,” paparnya.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Foto: Ditahan di Rutan, Terdakwa Korupsi Rp7,5 M Ferdi Yohannes akan ditempatkan di Kamar Karantina Rutan selama 14 hari. (Foto:Istimewa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.