Satu Jasad PMI Ilegal Korban Tenggelam Di Laut Batam Ditemukan, 6 PMI Lainya Masih Hilang

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian Jazad PMI illegal yang tenggelam di Laut Batam
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian Jazad PMI illegal yang tenggelam di Laut Batam (Foto:Humas_Basarnas) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Polisi Singapura menemukan satu jasad Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang sebelumnya kapalnya tenggelam di Pulau Putri Batam pada Kamis (16/6/2022) lalu.

Jasad Korban yang ditemukan Polisi Singapura itu adalah jasad atas nama Lalu Ahmad Sapii Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal asal Lombok.  Jasad Lalu Ahmad Sapii, ditemukan di sekitar perairan Singapura, pada Selasa (21/6/2022).

Kepala Basarnas Tanjungpinang, Slamet Riyadi mengatakan, Penemuaan Jasad oleh Polisi Singapura itu, merupakan satu dari 7 PMI ilegal yang tenggelam di Laut Batam pada Kamis (16/76/2022) lalu.

Awalnya kata Slamet, jasad berjenis kelamin laki-laki itu masih diduga satu dari 7 PMI Ilegal yang speed boatnya tenggelam diperairan Batam.

“Namun setelah dipastikan melalui koordinasi dengan BP2MI, benar kalau jasad yang ditemukan itu merupakan satu dari 7 korban PMI Ilegal yang tenggelam,” ujarnya.

Identifikasi Jasad korban lanjut Slamet, dilakukan melalui kroscek identitas dan bentuk wajah jenazah yang ditemukan dengan 2 orang korban PMI Ilegal yang selamat atas nama Mahil Fikir dan Denin di Shelter BP2MI di Batam.

“Kedua PMI yang Selamat itu membenarkan, Kalau jenazah yang ditemukan itu adalah Lalu Ahmad Sapii yang merupakan rombongan dari mereka saat naik kapal PMI Ilegal yang tenggelam,” ungkapnya.

Hal senada juga dibenarkan oleh Kepala Seksi Perlindungan PMI UPT BP2MI Tanjungpinang Darman Sagala.

“Ya benar, semalam telah ditemukan oleh Polisi Singapura satu jasad PMI atas nama Lalu Ahmad Sapii di perairan Singapura,” ujar Darman saat dikonfirmasi PRESMEDIA.ID.

Ia menyampaikan bahwa korban ini juga berasal dari Lombok, sedangkan untuk pemulangan Jenazah akan dilakukan dari Singapura.

“Untuk Pemulangan menjadi wewenang Kemenlu dengan Singapura, karena berbeda negara. Kita tunggu saja nanti informasi pemulangannya,” pungkasnya.

Sebelumnya, satu speedboat Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal, dinyatakan tenggelam di perairan Pulau Putri Batam pada Kamis (16/6/2022) kemarin.

Speed boat tenggelam setelah mengalami kecelakaan menabrak kayu. Dari data yang diperoleh speed boat membawa 30 orang PMI ilegal.Dari 30 penumpang Kapal maut itu, 23 orang PMI yang terdiri dari 22 laki-laki dan 1 orang Perempuan dinyatakan diselamatkan.

Sementara 6 PMI illegal lainya hilang, dan saat ini baru satu orang atas nama Lalu Ahmad Sapii yang ditemukan Polisi Singapura.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.