Cekcok Akibat Sampah, Ibu Dan Anak Bertetangga Tauran Dan Dilaporkan ke Polisi

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang Awal Sya'ban
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang Awal Sya’ban Harahap. (Foto : Dok/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Cekcok hanya karena sampah Nasi, Dua Ibu dan anak yang saling bertetangga di Bukit Cermin kota Tanjungpinang Tauran hingga akhirnya dilaporkan ke Polisi atas dugaan penganiayaan.

Atas Laporan itu, Polresta Tanjungpinang akhirnya mengamankan seorang Ibu inisial As dan anaknya Bp atas terduga penganiayaan terhadap anak dibawah umur korban Dn (10).

Dua terduga pelaku ibu dan anak itu, diamankan Polisi dirumahnya Kelurahan Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (24/6/2022) atas Laporan Ibu korban Dn ke Polisi.

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP.Awal Sya’ban Harahap mengungkapkan pengamanan As dan Bp dilakukan atas laporan ibu korban Dn ke Polisi.

Dari laporan itu, selanjutnya dilakukan penyelidikan atas dugaan kekerasan dan penganiayaan yang dialami anak pelapor korban Dn.

Kronologis kejadian kata Awal, berawal saat ibu korban Dn pulang bekerja dan melihat ada setumpuk nasi didalam kolam taman rumahnya.

Kemudian ibu korban Dn membersihkan tumpukan Nasi didalam kolam rumahnya itu dan membuangnya ke pinggir jalan depan rumahnya di Kelurahan Bukit Cermin.

Tetapi atas pembuangan Nasi ke pinggir jalan itu, membaut Ibu Korban Dn dan As cekcok. Dan saat itu sempat dilerai oleh korban Dn, tetapi keduanya tetap Cekcok.

“Ibu korban cekcok dengan pelaku As sehingga, korban Dn datang dan melerai. Tetapi keduanya tetap cekcok,” ungkap Awal.

Selanjutnya pelaku Bp yang merupakan anak dari pelaku As juga cekcok dengan korban Dn, karena Bp mengejek korban.

Namun saat kedua anak itu cekcok, tiba-tiba As keluar dari rumah membawa sebuah panci berisikan santan. Saat itu As langsung menyiramkan Santan tersebut ke korban Dn.

“Pelaku As juga menarik tangan korban Dn kearah rumahnya untuk mengajak kelahi sehingga terjadi tarik menarik,” ucapnya.

Ayah korban yang saat itu melihat dan mengetahui, sempat datang untuk melerai. Dan kedua Ibu dan anak yang saling bertetangga itu-pun tetap Cekcok.

Tapi setelah pertengkaran Ibu dan anak itu, Ibu korban Dn merasa tidak terima atas perlakuan As yang menyiram anaknya dengan air Santan, hingga akhirnya membuat Laporan ke Polresta Tanjungpinang.

Atas laporan itu, selanjutnya Tim Jatanras Sat Reskrim Polresta Tanjungpinang melakukan penyelidikan dan melakukan pengamanan pada As dan anaknya Bp.

“Terlapor As dan Bp kita amankan di rumahnya, dan kita bawa ke Polresta untuk diperiksa,”ujar Awal.

Ketika diperiksa kedua pelaku mengakui perbuatannya dan saat ini status keduanya masih dalam proses penyelidikan untuk menentukan proses hukum lebih lanjut.

Penulis : Roland
Editor : Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.