Dua Tahun Terhenti Akibat Covid, Event Tour de Bintan Akan Kembali Digelar Oktober 2022

Para Peserta Wisman dari luar pada ajang Balap Sepeda event Tour de Bintan tahun 2020. (Foto:Hasura)
Para Peserta Wisman dari luar pada ajang Balap Sepeda event Tour de Bintan tahun 2020. (Foto:Hasura)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Event pariwisata tahunan Tour de Bintan (TdB) akan kembali di gelar pada Oktober 2022, setelah dua tahun terhenti akibat pandemi Covid.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan bersama PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) menyatakan, akan kembali menggelar ajang Tourism Sport Event itu (TdB-red) di kawasan wisata Lagoi-Bintan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Bintan Wan Rudi Iskandar, mengatakan rencananya event yang masuk dalam Kalender Kejuaraan Dunia UCI Grand Gondo di Indonesia ini akan dilaksanakan pada Oktober 2022 mendatang.

Sama seperti sebelumnya, ajang balap sepeda kelas dunia ini memperlombakan beberapa kategori. Dimulai dari Individual Time Trial sepanjang 175 Km, Grand Fondo Challenge 85 Km, Grand Fondo Classic 146 Km, Grand Fondo Century 108 Km dan Grand Fondo Discovery 55 Km.

“InsyaAllah info dari PT BRC diperkiraan TdB digelar 22 Oktober 2022,” ujar Wan Rudi Iskandar, Senin (27/6/2022).

Event ini merupakan agenda tahunan di Kabupaten Bintan nantinya akan ditangani oleh Meta sport dan EO dari Singapura.

“Seiring dengan semakin menggeliatnya aktivitas pasca Pandemi Covid dan pariwisata Bintan kembali Bangkit, maka sejumlah event yang sebelumnya sudah pernah dilaksanakan akan kembali dikaji untuk dilaksanakan,” ujar mantan Kepala dinas Pariwisata Bintan itu.

Dalam pelaksanaan Event, Pemkab Bintan juga akan melibatkan beberapa instansi. Baik vertikal maupun horizontal seperti kepolisian dan TNI untuk keamanan dan kenyamanan serta untuk kedatangan peserta mancanegara ditangani pihak imigrasi.

Kemudian Dinkes Kepri dan Bintan akan melakukan pemeriksaan kesehatan para peserta. Lalu Dinas PUPR Bintan yang menjamin kondisi jalanan. Sehingga dilakukan perbaikan jalanan yang rusak sebelum event dilaksanakan serta dinas terkait lainnya.

“Ada juga dukungan dari Kemenpar RI dan Pemprov Kepri untuk promosinya, souvenir dan lainnya,” katanya.

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan dengan menurunnya kasus covid-19 menjadikan momen kebangkitan bagi Kabupaten Bintan. Sebab berbagai event Internasional sudah bisa kembali digelar.

“Seluruh sektor pekerja pariwisata sudah 100 persen divaksinasi dosis 3 sehingga menjadikan Bintan sangat aman untuk dikunjungi,” sebutnya.

Event internasional itu digelar juga bedasarkan pemantauan beberapa bulan terakhir semenjak pintu masuk dari Singapura-Indonesia dibuka.

Disitu dapat dilihat animo wisman yang berkunjung ke Kabupaten Bintan khususnya ke Kawasan Pariwisata Lagoi. Sehingga ini menjadi peluang bagi Pemkab Bintan dan PT BRC untuk menggelar beberapa event internasional.

“Sudah 2 tahun atau semenjak diterpa pandemi covid-19 beberapa event internasional terpaksa dihentikan. Namun dengan melihat animo wisman yang datang ke Bintan, kita bersama BRC berharap agar beberapa event akan dapat kembali digelar pada tahun ini juga,” paparnya.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo, mengapresiasi kerja keras Pemkab Bintan bersama PT BRC membangkitkan dunia pariwisata. Bahkan kolaborasi keduanya membuat Bintan menjadi salah satu pintu masuk bagi wisman ke Indonesia.

“Pariwisata jadi salah satu sektor yang terkena imbas akibat pandemi. Maka tahun ini akan menjadi momen untuk kebangkitan,” ucapnya.

Kabupaten Bintan dipercayai mampu menarik kunjungan wisman yang sangat besar di Indonesia. Karena Bintan memiliki keunikan tersendiri, selain wilayah geografisnya diapit oleh Malaysia dan Singapura juga menyimpan alam yang sangat indah dan masih alami.

“Kami dari KBRI Singapura juga sangat siap berkolaborasi untuk mendukung bangkitnya dunia pariwisata di Indonesia khususnya di Bintan,” tutupnya.

Penulis : Hasura
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.