Kepri Dapat 2 Ribu Dosis Vaksin PMK Penyuntikan Setelah Lebaran

*Hewan Kurban Untuk Kepri Sudah Mencukupi

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Adi Prihantara. (Foto : Ismail-presmedia.id)
Sekretaris daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara, mengatakan ke 2,000 Dosis Vaksin hewan ternak itu akan disebar dan dikoordinir Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan (DKPKH) Provinsi Kepri. (Foto:Dok-Presmedia) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Provinsi Kepulauan Riau memperoleh 2000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak dari Pemerintah Pusat. Namun penyuntikanya, direncanakan baru akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban.

Sekretaris daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara, mengatakan ke 2,000 Dosis Vaksin hewan Ternak itu, Nantinya akan disebar dan dikoordinir Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan (DKPKH) Provinsi Kepri.

“vaksin PMK ternak ini nantinya, baru akan disuntikan setelah Hari Raya Haji. Karena saat ini kita sedang fokus pada keluar masuknya Hewan Ternak Ke Kepri,” kata Adi Priantara Senin, (27/6/2022).

Namun demikian, Hadi juga mengatakan hingga saat ini Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak itu, hingga saat ini belum ada ditemukan di Kepri.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah telah mempersiapkan pengadaan 3 juta dosis vaksin PMK darurat. Pengadaan tahap pertama vaksin, dilakukan sebanyak 800 ribu dosis dan tahap selanjutnya 2,2 juta dosis.

Vaksin PMK ternak tahap pertama lanjutnya, juga telah tiba pada hari minggu 12 Juni 2022 lalu sebanyak 10.000 dosis dan telah dilakukan vaksinasi perdana pada 14 Juni 2022 lalu di dua peternakan sapi rakyat yang berlokasi di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa-Timur.

Pengiriman vaksin berikutnya dari tahap pertama dengan total 800 ribu dosis akan tiba kembali di Indonesia pada Kamis 16 Juni 2022, melalui Bandara Soekarno-Hatta.

“Populasi sapi di Indonesia saat ini sekitar 18 juta ekor. Maka, untuk mengejar herd immunity, paling tidak 70 persen sapi dari populasi harus sudah divaksin,” ujarnya.

Hewan Kurban Kepri Mencukupi

Ditengah antisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku hewan Ternak, Adi Priantara juga mengatakan, saat ini kebutuhan hewan kurban baik sapi maupun kambing di Kepri sudah terpenuhi.

Selain dipasok dari kabupaten dalam Provinsi, Pasokan ternak dari Luar Kepri khususnya Lampung Tengah saat ini dikatakan Hadi juga sedang berjalan.

“Alhamdulillah sudah mulai berjalan, Batam, Tanjungpinang dan Bintan sudah berjalan (Masuk-red) baik yang dari dalam provinsi sendiri maupun dari Lampung tengah,” ujarnya.

Mengenai jumlah dan pasokan Sapi-nya, lanjut Adi tergantung dari Pelaku usaha nya di Batam atau Tanjungpinang. Dan jika Pelaku usaha yang menyatakan sudah cukup, tentu tidak akan memesan dan mengorder tambahan lagi.

“Prinsipnya di kabupaten mana yang kurang, tentu akan kita fasilitasi agar mengorder dan mengambil Hewan ternak dari Lampung Timur. Jadi tergantung dari pengusahanya,” kata Adi.

Penulis:Presmedia
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.