KPU Kepri Mulai Sosialisasikan Jadwal Tahapan Pemilu 2024 Berikut Urutanya

KPU Kepri saat melalukan Sosialisasi Tahapan dan Jadwal Pemilu 2024 di Tanjungpinang
Empat Komisioner KPU Kepri  melalukan sosialisasi tahapan dan jadwal pelaksanaan Pemilu 2024 Kepri (Foto:Presmedia) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Kepri secara resmi mulai melakukan sosialisasi tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilu tahun 2024.

Ketua KPU Kepri Sri Wati, mengatakan sosialisasi tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 itu, dilakukan sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 3 tahun 2022 yang diawali sejak 14 Juni 2022.

Secara keseluruhan kata Sriwati, tahapan Pemilu 2024 akan dilakukan dengan 20 tahapan selama 2022. Pelaksanaan tahapan diawali dengan pemutakhiran data Pemilih, Kemudian kegiatan pendaftaran dan verifikasi Parpol pada 29 Juli 2022.

“Selanjutnya penetapan peserta pemilu dan Pencalonan akan dilakukan pada Desember 2022,” ujarnya saat melakukan sosialisasi di Hotel CK Tanjungpinang Rabu (29/6/2022).

Dalam pelaksanaan tahapan, Komisioner KPU Kepri ini juga mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diketahui dan dipahami.

Sri panggilan akrab ketua KPU ini juga mengharapkan, melalui kegiatan Sosialisasi yang dilakukan ke Media dan Jurnalis di Kepri, diharapkan masyarakat dapat memahami dan mengetahui pelaksanaan tahapan Pemilu yang akan dilaksanakan.

“Untuk sosialisasi tahapan ini, Kami sengaja memulai dengan Media, dengan harapan, seluruh informasi pemilu dan tahapan Pemilu bisa tersampaikan rekan-rekan Media kepada masyarakat demikian juga dengan pelaksanaan Pemilu. Media dapat memberikan pendidikan Politik pada masyarakat,” ujarnya.

KPU Kepri lanjutnya, juga akan melakukan sosialisasi tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 dengan lembaga dan instansi dan masyarakat lainya.

Ditempat yang sama, Anggota Komisioner KPU Priyo Handoko, juga  mengatakan sesuai dengan Peraturan KPU nomor 3 tahun 2024 tentang tahapan dan jadwal penyelenggaraan. Pemilihan Umum serentak, DPR, DPD dan DPRD dan Presiden, akan dilakukaan pada 14 Februari 2024.

“Selanjutnya pemilihan serentak Kepala Daerah digelar pada 27 November 2024 mendatang,” ujarnya.

Pada 14 Februari 2022 lalu, juga telah diadakan peluncuran hari Pemungutan suara 2024. Kemudian penetapan Parpol peserta pemilu akan dilakukan pada 14 Desember 2022 mendatang dan diikuti dengan tahapan Pemilu lainya.

Sementaraa itu Anggota Komisioner KPU devisi Kampanye, Parlindungan Sihombing, mengatakan sesuai dengan PKPU nomor 3 tahun 2022, masa pelaksanaan kampanye Pemilu 2024 ditetapkan hanya 75 hari.

“Pelaksanaan Kampanye, dilaksanakan 3 hari setelah ditetapkan daftar calon tetap DPR, DPD, DPRD provinsi dan Kabupaten/Kota. Selanjutnya masa tenang ditetapkan selama 3 hari sebelum pemungutan suara dan setelah 75 hari masa kampanye,” jelasnya.

Jika dibandingkan masa kampanye 2019/2020 lalu kata Parlin, Masa Kampanye Pemilu 2024 ini lebih singkat.

Singkatnya masa Kampanye Pemilu 2024 ini, tentu menjadi tantangan pada Partai Politik peserta Pemilu serta calon anggota legislatif dalam melakukan sosialisasi dan komunikasi interaksi dengan masyarakat atau konstituennya.

“Oleh karena itu, peserta Pemilu juga diharapkan bersiap-siap, dan dapat memanfaatkan waktu dan membuat metode kampanye yang lebih kreatif dalam menjangkau konstituen,” ujarnya.

Selanjutnya masih kata Parlindungan, dengan singkatnya masa kampanye Pemilu 2024 ini juga berdampak pada percepatan pengadaan barang Logistik Pemilu di seluruh KPU.

“Namun demikian, sebagaimana yang direncanakan, pengadan berbagai macam komponen Logistik Pemilu akan didesentralisasikan ke masing-masing daerah, proses pengadaan akan dilakukan secara sederhana melalui kebijakan Menteri dalam Negeri,” ujarnya.

Penulis:Presmedia
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.