Program Bantuan RTLH Bintan Tahun Ini Hanya Untuk 50 Warga Bintim

Kepala Dinas Perkim Bintan, Hery Wahyu 2
Kepala Dinas Perkim Bintan, Hery Wahyu  (Foto:Hasura) 

PRESMEDIA.ID, Bintan – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bintan mengucurkan APBD Bintan 2022 sebesar Rp1,082 miliar program Bantuan Swadaya Rumah Tidak Layak Huni (BS-RTLH).

Namun dari alokasi anggaran itu, hanya masyarakat penerima bantuan di Kecamatan Bintan Timur yang menerima. Sementara warga di 9 kecamatan kabupaten Bintan lainya. Tidak mendapat bantuan program Bantuan Swadaya Rumah Tidak Layak Huni (BS-RTLH) tersebut.

Kepala Dinas Perkim Bintan, Hery Wahyu juga mengatakan untuk tahun ini, program Bantuan Swadaya Rumah Tidak Layak Huni (BS-RTLH) itu  hanya diperuntukan Wilayah Kecamatan Bintan Timur.

“Program BS-RTLH ini untuk seluruh kecamatan di Kabupaten Bintan. Namun di tahun ini, kita menjalankan sesuai dengan SK yang dibuat Dinas Sosial (Dinsos) yaitu untuk Kecamatan Bintan Timur saja,” ujar Hery Wahyu di Kantor Camat Bintan Timur, Rabu (29/6/2022).

Program BS-RTLH sendiri, bertujuan untuk menunjang upaya percepatan penanggulangan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Hingga 2024, ditargetkan sebanyak 2.375 unit rumah yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Bintan akan mendapat bantuan melalui kucuran dana tersebut.

Hingga saat ini baru 342 unit rumah di Bintan yang menerima Bantuan Swadaya Rumah Tidak Layak Huni (BS-RTLH) sementara sisanya 2.000-an unit rumah lagi belum tersentuh program. Kemudian di tahun ini kembali mendapatkan kuota 50 rehabilitasi rumah di Kecamatan Bintan Timur dengan

Related Posts

Dari Rp 1,082 miliar alokasi anggaran program Bantuan Swadaya Rumah Tidak Layak Huni (BS-RTLH) di Bintan Timur akan digunakan untuk merehabilitasi 50 rumah sasaran penerima di 4 kelurahan.

“Ada dua kategori BS-RTLH ini yaitu rehabilitasi rumah di area daratan sebanyak 42 unit dengan dana Rp 882 juta dan 8 unit rumah dengan dan Rp200 juta di area laut atau atas air,” kata Hery Wahyu.

Secara rinci, Kata Mantan Kadis PUPR Bintan ini, Kelurahan Gunung Lengkuas mendapatkan sebanyak 22 unit rumah yang berada di daratan dan Kelurahan Sei Lekop mendapatkan 13 unit rumah di daratan.

Sementara Kelurahan Sei Enam menerima 8 unit rumah yang terdiri dari 5 unit rumah di area dekat laut atau atas air dan 3 unit di daratan. Begitu juga dengan Kelurahan Kijang Kota mendapatkan 7 unit rumah yang terdiri di 3 unit di area laut dan 4 unit di daratan.

“Bagi yang mendapatkan rehab rumah di area laut atau atas air mendapatkan dana per orang Rp 25 juta sementara yang di darat mendapatkan Rp 21 juta,” katanya.

Dipastikan bantuan ini tepat sasaran karena tahapan mekanisme dan proses pelaksanaannya sangat panjang. Mulai dari memverifikasi dan evaluasi terhadap usulan penerima bantuan hingga kini dilakukan sosialisasi.

Sosialisasi ini lanjutnya, dilakukan agar pihak penerima memahami mekanisme dan teknis di lapangan. Nantinya dana itu akan masuk dalam rekening belanja bantuan sosial yang diperuntukan kepada individu untuk digunakan membeli bahan material bangunan yang dibutuhkan dan upah tukang.

“Jadi fasilitator akan menjelaskan mekanisme dan teknis dalam pelaksanaan rehabilitasi rumah tersebut. Mereka juga akan mengawasi sehingga prosesnya dapat berjalan sesuai dengan rencana dan aturan,” ucapnya.

Penulis:Hasura
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.