Ngaku Dibegal Dan Lehernya Dijerat, Bendahara Kesbangpol Ini Minta Maaf Buat Issu Gaduh

*Teguh: Saya tidak tahu Pasti Jadi Korban Begal, Tapi Leher Saya Luka dan Berdarah

Teguh Aparatur Sipil Negeri (ASN) Pemko Tanjungpinang menyampaikan permintaan maaf karena menyebarkan issu dibegal di group Whatsapp FKPD kota Tanjungpinang
Teguh Aparatur Sipil Negeri (ASN) Pemko Tanjungpinang, menyampaikan permintaan maaf karena menyebarkan issu “Dibegal dan lehernya di jerat: di group whatsapp FKPD kota Tanjungpinang. (Foto:Roland)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Informasi begal dengan modus “Jerat Leher” sebagian mana yang viral di media sosial dan group whatsApp, ternyata Hoax dan belum tentu kebenarannya.

Teguh Aparatur Sipil Negeri (ASN) Pemko Tanjungpinang yang pertama menyebarkan berita tersebut ke grup Whatsapp FKPD kota Tanjungpinang minta maaf atas ulahnya yang membuat gaduh warga, setelah dipanggil dan dimintai keterangan oleh Polisi.

Kepada Polisi, Teguh mengaku panik dan syok karena dia menduga dibegal, sehingga men-share kejadian yang dialami dan foto lehernya yang luka berdarah ke grup WA FKPD Kota Tanjungpinang.

“Kami bukan membuat kegaduhan, tapi kami ingin masyarakat tetap waspada,” kata Teguh saat dimintai keterangan di Polsek Tanjungpinang Timur, Sabtu (2/7/2022) malam.

Ia juga mengaku, tidak mengetahui pasti bahwa dirinya menjadi korban begal atau korban kejahatan lainnya. Namun leher nya yang terkena sesuatu hingga bergaris dan luka benar adanya.

“Saya tidak tahu pasti jadi korban begal. Tapi yang saya alami benar leher saya luka dan berdarah, entah terkena benang layangan atau apa,” jelasnya.

Atas hal itu, Teguh mengaku menyebar Photo bekas luka di leher nya ke grup WhatsApp FKPD Tanjungpinang.

Dalam Postingannya, Teguh menuliskan “Mohon hati-hati  kawan yang bawa kendaran roda dua, modus jerat leher di jalan, saya baru alami di dekat TCC SOP tulang. Syukur ga terjatuh hanya tergores leher,”

Selanjutnya tulisan itu, kembali bertambah, dengan bahasa pemberitahuan, dengan menyatakan, “Assalamualaikum, Bapak/Ibu Pengurus FKDM Kota Tanjungpinang menyampaikan yang jadi korban Pak Teguh (Bendahara Kesbangpol Kota Tanjungpinang),” sebutnya.

Akibatnya, Foto dan postingan Teguh itu menyebar ke segala lini grup whatsApp warga, mulai dari Group WhatsApp paguyuban, Keluarga bahkan group RT dan RW.

Atas perbuatanya, sejumlah warga menjadi gaduh dan kembali menyebarkan berita itu dari mulut ke mulut.

Polresta Tanjungpinang yang dikonfirmasi media dengan kejadian itu, mengaku masih mencari kebenarannya.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP.Awal Syaban Harahap mengatakan, Pihaknya mencari dan meminta keterangan dari Teguh yang mengaku menjadi korban Begal dan menyebarkan Foto dan informasi tersebut.

Sebelumnya lanjut Awal, pihaknya juga tidak ada menerima laporan dari korban atas kejadian yang dialami.

Namun setelah gambar dan informasi yang disebarkan Teguh menjadi “Heboh” hingga Polisi memanggil dan meminta keterangan kepada Teguh di Polsek Tanjungpinang timur.

Dari kronologis kejadian berdasarkan keterangan Teguh, kata Awal, Berawal ketika korban hendak pergi ke tempat teman yang saat itu sedang ngopi di RM.Apung D’Faz atau tepatnya di bawah jembatan I belakang RSUP Kota Tanjungpinang Pukul 17.47 WIB.

Saat itu, Teguh mengaku berangkat menggunakan motor Honda Supra X Warna Merah BP2980 HW melewati Jalan WR.Supratman KM.8 Tanjungpinang.

“Setibanya di seberang RM.Sop Tulang TCC, korban merasa lehernya panas,” ungkap Awal.

Namun demikian, korban mengaku tidak mengetahui lehernya panas akibat terkena apa. Dan ketika sampai ke tujuan, korban melihat lehernya sudah luka.

Ketika diperiksa, terdapat bekas goresan, selanjutnya luka korban juga di di foto, Selanjutnya, foto itu yang disebar dan diupload  korban ke sejumlah whatsapp group hingga viral.

Dari pemeriksaan, lanjut kasat Reskrim ini, korban mengaku tidak mengalami kehilangan barang demikian juga motornya.

“Korban tidak mengalami kehilangan barang berharga apapun yang dibawanya,” pungkasnya.

Dengan kejadian, ini Polisi menyatakan, korban bukan merupakan korban begal. Namun mengalami kejadian yang mengakibatkan lehernya luka dan berdarah.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.