KN Korupsi Pengadaan Lahan TPA Bintan Total Loss, Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Kepala Kejaksaan Negreri Bintan I Wayan Riana
Kepala Kejaksaan Negreri Bintan I Wayan Riana (Foto:Hasura) 

PRESMEDIA.ID, Bintan – Kejaksaan Negeri Bintan menyatakan, Kerugian Negara (KN) dari dugaan korupsi pengadaan lahan TPA Sampah di Tanjung Uban Selatan-Bintan Utara ditetapkan “total loss” atau senilai alokasi anggaran yang dikeluarkan pemerintah Kabupaten Bintan Rp2,44 miliar lebih untuk pengadaan lahan tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Bintan I Wayan Riana mengatakan, Penetapan “total loss” Kerugian negara dalam dugaan korupsi Pengadaan lahan TPA itu, berdasarkan hasil audit dan ekspos BPKP Kepri dengan tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan.

Dalam ekspose tersebut, lanjutnya Auditor BPKP menyatakan kerugian negara yang ditimbulkan dari pengadaan lahan seluas 2 Ha itu sebesar dana yang dikeluarkan pada APBD 2018.

“Senin (4/7/2022) BPKP Kepri mengundang kami mengekspos hasil auditnya. Tapi saya belum tau secara rinci karena belum masuk kantor. Nanti saya tanyakan ke anggota yang pergi kegiatan ekspos tersebut,” ujar I Wayan, kemarin.

I Wayan juga mengatakan, dengan keluarnya hasil Audit Kerugian Negara dari BPKP Kepri itu, proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan TPA 2018 ini, saat ini sudah berjalan 80-90 persen. Baik dari pemeriksaan saksi-saksi, terlapor dan Saksi ahli.

“Untuk saksi fakta dan terlapor, sudah selesai diperiksa sejak bulan lalu. Ada sebanyak 30 saksi yang diperiksa. Begitu juga dengan berkas lainnya. Jadi tinggal menunggu lampu hijau dari BPKP Kepri terkait hasil auditnya saja,” ujarnya.

Dengan diterima dan dilakukan ekspos Kerugian Negara dugaan korupsi pengadaan lahan TPA ini lanjut I Wayan, Pihaknya akan segera menetapkan siapa tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

“Dalam waktu dekat, kami akan segera menetapkan dan mengumumkan tersangka dalam kasus ini,” pungkasnya.

Penulis:Hasura
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.