Polres Bintan Tetapkan 7 Tersangka Sindikat Pengirim PMI Ilegal ke Malaysia

Gelar konfrensi Pers, Polres Bintan Tetapkan 7 Tersangka Sindikat Pengirim PMI Ilegal ke Malaysia di Bintan
Polres Bintan Tetapkan 7 Tersangka Sindikat Pengirim PMI Ilegal ke Malaysia di Bintan (Humas-Polres Bintan) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kepolisian Resort (Polres) Bintan menetapkan 7 tersangka, pelaku sindikat pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara Ilegal ke Malaysia

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono mengatakan, ke 7 tersangka pelaku pengiriman PMI secara Illegal itu adalah tersangk SM, JD, SD, SH, YS, RN, dan VM.

“Selain menetapkan 7 tersangka, Kami juga mengamankan  barang bukti berupa satu unit mobil Brio warna silver, satu unit mobil Proton Exora warna ungu dan satu unit kapal Speed Fiber warna abu-abu beserta mesin 40 PK merk Yamaha,” ujar Kapolres saat menggelar konferensi pers Rabu (06/07/2022).

Atas perbuatannya, ke 7 tersangka, dijerat dengan Pasal 81 Jo Pasal 69 UU RI No 18 Tahun 2017 tentang perlindungan Pekerja Migran Indonesia Jo Pasal 55 Ayat (1) ke- 1 KUHP dengan pidana penjara paling lama 10 tahun  dan denda paling banyak Rp 15.000.000.000.

Kapolres Tidar Wulung juga mengakui, penggagalan dan mengungkap penyelundupan pekerja migran ilegal ke malaysia ini, dilakukan atas Laporan dari Masyarakat, yang memberi tahu adanya pengiriman PMI Ilegal di wilayah Bintan itu. Atas laporan itu, tim gabungan Satreskrim Polres Bintan bersama dengan Satpolair Polres Bintan langsung bergerak cepat menangkap 7 tersangka dari 4 lokasi berbeda pada Minggu (3/7/2022) lalu.

Adapun modus yang dilakukan Pelaku, adalah dengan cara merekrut dan meminta dana upah pengiriman sebesar Rp 10-15 Juta per orang PMI dari Lombok yang akan diberangkatkan ke Malaysia dari Bintan secara ilegal.

Setelah dana diterima dari calon PMI. Selanjutnya pelaku menjemput dan membawa PMI tersebut dari Lombok ke Batam, kemudian ke Bintan untuk diberangkatkan melalui pelabuhan TTikus” (illegal-red) dengan menggunakan transportasi laut dari Bintan ke Malaysia.

Kapolres Tidar juga menghimbau masyarakat, untuk menghindari pengiriman PMI ilegal, apalagi terlibat dalam prosesnya.

Kepada Masyarakat yang mengetahui adanya pengiriman PMI secara ilegal, Tidar Wulung juga meminta, agar segera melaporkan ke Polisi.

Penulis:Presmedia
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.