SPBU PT. Bumi Indraya Tidak Diproses, BAP Tersangka Pelangsir BBM Solar Dilimpah Polisi Ke Jaksa

Penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang saat memeriksa Barang Bukti Mobil yang digunakan Imam Arifin Penyelewengan BBM Solar dari SPBU 14-291 706 PT.Bumi Indraya Pratama di jalan MT.Haryono Km 3 Tanjungpinang (Foto:Roland)
Penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang saat memeriksa Barang Bukti Mobil yang digunakan Imam Arifin Penyelewengan BBM Solar dari SPBU 14-291 706 PT.Bumi Indraya Pratama di jalan MT.Haryono Km 3 Tanjungpinang (Foto:Roland)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Penyidik Polresta Tanjungpinang limpahkan Berkas tersangka Imam Arifin, terduga pelaku pelangsir BBM Solar subsidi dari SPBU ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.

Sementara Pengusaha SPBU 14-291 706 PT.Bumi Indraya Pratama di jalan MT.Haryono Km 3 Tanjungpinang, hingga saat ini hanya sebagai saksi dan tidak diproses Penyidik Polisi. Demikian juga Karyawan operator SPBU, juga dijadikan hanya sebagai saksi dalam kasus penyelewengan BBM Solar Bersubsidi ini.

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Awal Sya’ban Harahap mengatakan, pelimpahan tersangka dan Barang-bukti kasus penyelewengan BBM Solar subsidi di SPBU itu sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.

“Sudah tahap 2 kemarin, tersangka dan barang bukti telah dilimpahkan ke Jaksa,” kata Awal di Mapolresta Tanjungpinang, Jumat(8/7/2022).

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang, Sudiharjo membenarkan telah menerima pelimpahan barang bukti dan tersangka pelangsir solar.

“Untuk JPU yang di tunjuk dan akan menyidangkan nantinya Bambang Wiradhany,” kata Sudiharjo.

Setelah menerima tahap dua perkara ini lanjutnya, Jaksa Penuntut kasus tersebut, dalam waktu dekat akan segera melimpahkan perkara ini ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

Sebelumnya, praktek penyelewengan BBM Solar bersubsidi ini, diungkap Satreskrim Polres Tanjungpinang, dengan mengamankan tersangka Imam Arifin bersama satu unit Mobil Kijang BP 1993 AE dengan Tangki BBM yang sudah dimodifikasi saat mengisi BBM Solar di SPBU 14.291 706 PT.Bumi Indraya Pratama di jalan MT.Haryono Km 3 Tanjungpinang.

Polisi juga mengamankan BBM Bio Solar subsidi sebanyak 403,28 liter, 32 buah kartu BRIZZI Fuel Card Pertamina yang digunakan tersangka membeli Minyak Solar Subsidi.

Atas perbuatannya, Polisi menetapkan Imam Arifin sebagai tersangka dugaan menyalahgunakan pengangkutan dan atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas dan atau liquefied petroleum gas yang disubsidi pemerintah.

Tersangka dijerat dengan Pasal 55 UU RI Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja sebagaimana mengubah Pasal 55 UU RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Petugas SPBU Disebut Terima “Suap” Dari Sopir Untuk isi BBM Berlebih

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh Media ini, Polisi juga mengamankan manager SPBU yang berlokasi di Km 3 Tanjungpinang itu.

Pengurus SPBU yang namanya belum diketahui itu, juga disebut turut bermain, melakukan pengisian BBM berlebih serta durasi kuota yang banyak pada pelaku Ia, karena memperoleh Suap Rp.50 ribu per sekali isi dari pemilik Mobil.

Namun mengenai status pengurus SPBU, hingga saat ini Polisi belum membeberkan.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.