Melihat Tantangan Dhyaksa Dominis Litis di Perbatasan NKRI Tarempa-Anambas

*Sambut Hari Bhakti Adhyaksa Cabjari Tarempa Bagi Sembako

 

Sambut Hari Bhakti Adhyaksa, Kacabjari Perbatasan Tarempa Roy Huffington Harahap bersama Ibu IAD Ny.Santi Roy membagikan Sembako pada warga Lansia di Anambas
Sambut Hari Bhakti Adhyaksa, Kacabjari Perbatasan Tarempa Roy Huffington Harahap bersama Ibu IAD Ny.Santi Roy dan anggota membagikan sembako pada warga Lansia di Tarempa Anambas.(Foto:Istimewa)

PRESMEDIA.ID, Anambas – Jauhnya rentang kendali Cabang Kejaksaan Negeri Tarempa dengan Pengadilan Negeri di Natuna dan eksekusi terpidana ke Lapas di Tanjungpinang, menjadi tantangan bagi Dhyaksa Dominis Litis (Jaksa Pengendali perkara-red) dalam penegakan hukum di Cabang kejaksaan Negeri Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas provinsi Kepri.

Dengan satu hari perjalanan menggunakan ferry dari Tarempa kabupaten Kepulauan Anambas ke pengadilan Negeri Ranai di Natuna, menjadi pemandangan awam, seorang Jaksa dan Sipir, menggiring sejumlah tahanan dengan tangan terborgol ke dalam feri dan berbaur dengan penumpang lainya.

Demikian juga dalam proses persidangan yang memakan waktu 4-5 Minggu, membuat Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Cabang Kejaksaan Negeri Tarempa itu, bolak-balik setiap minggu dari Tarempa ke PN Ranai di kabupaten Natuna.

Untuk pelaksanaan Eksekusi atau menyidangkan Perkara Tindak Pidana KOrupsi, JPU Cabang kejaksaan Negeri di Tarempa, juga harus bolak-balik membawa dan menghadiri persidangan terdakwa tahanan ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi di Tanjungpinang ibu kota Provinsi Kepri.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa Roy Huffington Harahap, mengatakan Cabang Kejaksaan Negeri Tarempa di Anambas, menjadi lembaga penegak hukum di wilayah terluar perbatasan NKRI yang berbatasan langsung dengan negara, Malaysia, Vietnam dan Thailand.

“Rentang Kendali ini, tidak menyurutkan semangat pengabdian kami sebagai Jaksa Negara dan Ibu-ibu IAD di Kacabjari Tarempa, untuk berbakti di wilayah perbatasan NKRI itu,” ujarnya Kamis (14/7/2022).

Masyarakat di perbatasan NKRI kabupaten Kepulauan Anambas ujarnya, juga sangat berharap besar terhadap peran aktif Kejaksaan RI melalui keberadaan Cabjari Natuna di Tarempa, untuk terus berkarya mengabdi di ujung negeri.

“Yang sering menjadi keluhkan Tahanan atau Napi dan Keluarganya, adalah mengenai Pengadilan dan Lapas yang sangat jauh. Hingga memang perlu dukungan Pemerintah menghadirkan Pengadilan dan Rutan di Tarempa kabupaten Anambas,” ujarnya.

Restorative Justice Jadi Sarana Introspeksi Masyarakat

Terkait dengan program Kejaksaan Agung-RI di bidang Restorative Justice, Masyarakat di Kabupaten Anambas Tarempa juga sangat mendukung pelaksanaanya, sebagai wujud menghadirkan keadilan di tengah masyarakat demi menghilangkan stigma hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

“Perkara yang kami lakukan Restorative Justice di Tarempa ini, pelaksanaanya sangat didukung masyarakat Anambas. Karena selain menyelesaikan masalah juga menjadi bagian dari intropeksi diri masing-masing masyarakat hingga menghadirkan keamanan dan ketentraman,” sebutnya.

Mengapa tidak, masyarakat yang sebelumnya saling bertikai satu sama lain, menjadi bermaaf-maafan dan berdamai.

Pelaku dan korban yang sebelumnya saling bermusuhan, setelah di Restorative Justice atau diselesaikan diluar Pengadilan, menjadi seperti seorang keluarga.

“Hal itu mengingat Tarempa sebagai ibu kota Kabupaten Anambas masih diikat dengan kekerabatan budaya Melayu,” ujarnya.

Sambut Hari Bhakti Adhyaksa Cabjari Tarempa Bagi Sembako

Sambut Hari Bhakti Adhyaksa ke 62, Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa juga menggelar Bakti sosial pembagian paket sembako pada masyarakat kurang mampu, lansia, dan pesantren di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa Roy Huffington Harahap, mengatakan kegiatan bakti sosial pembagian Sembako  yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, juga mereka laksanakan di cabang Kejaksaan perbatasan Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Kami sebagai warga Adhyaksa di wilayah perbatasan tiga Negara di Tarempa kabupaten Kepulauan Anambas, juga melaksanakan Bhakti Adhyaksa dengan membagikan sembako untuk membantu masyarakat.” ujar Roy lagi.

Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-62 yang jatuh pada 22 Juli 2022. Hari Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Ke-22 pada 21 Juli 2022 tahun ini mengambil tema “Kepastian Hukum, Humanis Menuju Pemulihan Ekonomi”.

Cabang Kejaksaan (Cabjari) Tarempa lanjutnya, membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu dan pesantren sebagai wujud kepedulian Kejaksaan kepada masyarakat serta dalam rangka Hari Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-22 dan Hari Bhakti Adhyaksa ke-62.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.