Berlaku Mulai 17 Juli 2022 Ini Ketentuan Perjalanan Antar Daerah dan Provinsi di Kepri

Gubernur Ansar saat memimpin Rapat Koordinasi penanganan Covid-19 dengan Kabupaten-Kota di Gedung Daerah Tanjungpinang, Jum'at (15-07-2022) malam.
Gubernur Ansar saat memimpin Rapat Koordinasi penanganan Covid-19 dengan Kabupaten-Kota di Gedung Daerah Tanjungpinang, Jum’at (15-07-2022) malam.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Ketentuaan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) akan segera diberlakukan di Kepri pada 17 Julli 2022. Ketentuan PPDN di Kepri ini, sesiai dengan Surat Edaran (SE) gubernur dalam Penanganan Covid-19 varian baru.

Adapun ketentuan PPDN terbaru tersebut adalah, PPDN wajib telah divaksinasi dosis 3 (booster). Tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, Mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24.

Sedangkan PPDN yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam, lalu PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksinasi dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi.

Namun, wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam dan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19

Terakhir PPDN dengan usia 6-17 tahun wajib menunjukkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua tanpa menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, dan PPDN dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan dari ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi

Gubernur Ansar menambahkan, sesuai edaran, bagi PPDN yang belum mendapatkan vaksinasi booster juga dapat melakukannya on-site di bandara maupun pelabuhan.

“Selain Rapid Test Antigen, layanan vaksinasi booster juga akan kita sediakan di bandara-bandara dan pelabuhan-pelabuhan. Ini juga upaya untuk mendongkrak capaian vaksinasi dosis 3” kata Gubernur.

Penulis:Presmedia
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.