Kegiatan Fisik dan Keuangan 14 OPD di Kepri Belum Capai Target

*Gubernur Kepri Evaluasi Belanja dan Keuangan APBD 2022

Evaluasi Progres kegiatan APBD, Gubernur Ansar Temukan 14 OPD Belum Mencapai Target belanja Fisik dan Keuangan
Evaluasi progres kegiatan APBD 2022 , Gubernur Kepri Ansar Ahmad menemukan, 14 OPD di Kepri belum mencapai target belanja kegiatan fisik dan keuangan  atas ratusan  Milliar DIPA-APBD 2022 di dinas yang dimpimpin hingga Juni 2022 (Foto:humas-Kepri)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Provinsi Kepri melakukan evaluasi progres realisasi belanja kegiatan fisik dan keuangan APBD 2022. Hal itu dilakukan untuk menggesa realisasi belanja kegiatan APBD 2022 dalam mencapai peringkat tertinggi realisasi belanja daerah secara nasional.

Namun dari 43 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memperoleh ratusan Miliar anggaran DIPA-APBD 2022, terdapat 14 OPD yang progres realisasi kegiatan fisik dan keuangan pada Juni 2022 belum mencapai target.

Hal itu terungkap dalam rapat evaluasi capaian realisasi bersama, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin langsung Gubernur Ansar, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Kepri di Dompak, Senin (18/07/2022).

Dalam rapat rutin mingguan itu, Ansar juga mengatakan, akan terus memonitor dan mengevaluasi realisasi fisik dan keuangan serta Dana Alokasi Khusus (DAK) kegiatan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2022.

Dari laporan yang diperoleh, realisasi PAD-APBD Kepri hingga 15 Juli 2022 telah mencapai Rp1,575 triliun atau 45,26 persen dari proyeksi target pendapatan sebesar Rp.3,480 triliun. Angka ini dikatakan naik 0,24 persen sejak 8 Juli 2022 lalu.

Sedangkan untuk rekapitulasi belanja, realisasi keuangan APBD 2022 per 15 Juli 2022 mencapai Rp1,384 triliun atau 35,77 persen dari pagu dana sebesar Rp.3,870 triliun, atau naik 1 persen sejak 8 Juli 2022 dan realisasi fisik mencapai 40,93 persen.

Biro Ekonomi Pembangunan juga Melaporkan, dari 43 OPD Pemprov Kepri terdapat 14 OPD dengan realisasi proyek kegiatan fisik dan keuangan mencapai target pada bulan Juni 2022. Sementara 15 OPD Kepri lainnya realisasi fisiknya telah mencapai target, Namun keuangannya belum mencapai target.

“Sedangkan 14 OPD di Kepri, realisasi Progres kegiatan proyek fisik dan keuangan pada Juni 2022 belum mencapai target,” ujarnya.

Atas hal itu, Gubernur Ansar meminta, agar setiap OPD melaksanakan rapat lanjutan berdasarkan rapat evaluasi pembangunan yang dilaksanakan itu.

“Intinya setiap usai rapat evaluasi mingguan ini, Kepala OPD tindak lanjut di masing-masing OPD-nya, supaya ada pergerakan. Rapat evaluasi mingguan ini kita jadikan kewajiban.” tegas Gubernur Ansar.

Mengenai realisasi kegiatan DAK Fisik juga didapati beberapa OPD melakukan addendum, atas hal itu Gubernur berharap, agar adendum tersebut tidak menjadi halangan untuk penginputan data realisasi kegiatan yang batas akhir penginputan 21 Juli 2022.

“Bagi OPD dengan DAK yang ada addendum, tolong segera di input kembali, karena batas waktu kita tinggal 3 hari lagi. Karena mencari DAK itu sulit,” ujar Gubernur Ansar.

Tujuh Kegiatan Strategis Kepri dari Dana Pinjaman Daerah Terus Diupayakan  

Kemudian 7 kegiatan strategis yang bersumber dari dana pinjaman daerah pada PT.SMI dari pagu Rp.179 miliar telah terealisasi sebesar Rp20,8 miliar atau 11,57 persen dengan realisasi fisik sebesar 22,34 persen.

Ke 7 proyek yang sumber dananya berasal dari pinjaman PT.SMI lanjut Ansar, masih terus diupayakan untuk percepatan. Dan saat ini, hanya menunggu tindak lanjut rekomendasi Kemendagri untuk keterlibatan BPKP dalam penggunaan pinjaman untuk pelaksanaan pembangunan fisik itu.

“Untuk itu hal ini juga akan terus kita percepat” ungkapnya.

Penulis:Presmedia
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.