Tidak Diselesaikan Hingga 20 Juli Kejari Bintan Akan Sasar Sejumlah Proyek Temuan BPK di Bintan

Kajari Bintan, I Wayan Riana dan Kasi Pidsus Kejari Bintan. (Foto:Dok-Presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Bintan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan akan menyasar dan melakukan penyelidikan atas dugaan penyelewengan keuangan negara terhadap sejumlah temuan BPK di LKPD-APBD 2020-2021 Kabupaten Bintan.

Kajari Bintan, I Wayan Riana, mengatakan pihaknya mendapatkan laporan atas sejumlah temuan BPK-RI di LKPD APBD 2020 dan 2021 Bintan yang hingga saat ini belum ditindaklanjuti Kepala OPD di kabupaten Bintan.

“Jika nanti tidak diselesaikan hingga 60 hari setelah temuan dan rekomendasi. Kita akan tindak lanjuti,” ujar I Wayan di Kantor Kejari Bintan, Km 16, Toapaya, Senin (18/7/2022).

Temuan di LKPD-APBD 2021 Bintan Lebih Banyak dari 2020  
Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh PRESMEDIA.ID  atas LKPD-APBD 2021 Bintan BPK-RI perwakilan Provinsi Kepri menemukan 22 temuan dan 59 rekomendasi atas LKPD-APBD 2021 Bintan.

Dari sejumlah temuan dan rekomendasi itu, BPK menyatakan, 37 temuan telah sesuai dengan rekomendasi, 3 temuan belum sesuai dan 19 temuan belum ditindak lanjuti.

Temuan BPK pada LKPD-APBD Bintan 2021 ini kembali lebih banyak dibandingkan LKPD-APBD 2020 yang hanya 18 temuan dan 44 rekomendasi. Hasil pemantauan tindak lanjut, 26 temuan dan rekomendasi atas LKPD-APBD 2020 itu telah dinyatakan sesuai.  Namun hingga saat ini, masih terdapat 18 temuan yang penyelesaianya belum sesuai rekomendasi.

Pembangunan 3 Dermaga di Bintan Kekurangan Volume  

Dari sejumlah temuan LKPD-APBD 2021 Bintan itu, salah satunya adalah di Dinas Perhubungan (Dishub) Bintan, atas pembangun tiga proyek dermaga dengan dana miliaran rupiah.

Menindaklanjuti temuan itu, Pansus DPRD Bintan juga telah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) dan OPD lainya di Bintan, agar segera menindak lanjuti LHP-BPK tersebut dan mengembalikan anggaran kelebihan bayar serta penalti atas kekurangan Volume pelaksanaan kegiatan.

Ketiga proyek dermaga yang kekurang Volume dan menjadi menjadi itu adalah Pekerjaan Rehabilitasi Dermaga SMP I Desa Kelong kecamatan Bintan Pesisir dengan alokasi dana Rp1.763 Miliar lebih.

Kemudian rehabilitasi Dermaga desa Busung Kp.Busung kecamatan Sri Kuala Lobam Rp1.807 Miliar dan pekerjaan rehabilitasi Dermaga Desa Numbing kecamatan Bintan Pesisir Rp1.653 Miliar.

Sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bintan membacakan hasil temuan BPK RI dalam sidang paripurna LKPD-APBD 2021 Bintan. Dalam laporan, Pansus LKPD-APBD 2021 Bintan mengatakan, salah satu temuan LHP-BPK atas LKPD-APBD 2021 Bintan adalah adanya kekurangan Volume pada pembangunan 3 dermaga yang dilaksanakan oleh Dishub Bintan pada 2021 lalu.

Dari hasil pemeriksaan fisik, ternyata ditemukan kekurangan Volume atas pekerjaan pembangunan dermaga SMP 1 Desa Kelong Bintan Pesisir senilai Rp69.919.430,-.

Hal itu disebabkan adanya kekurangan Volume pada item Pekerjaan struktur Bawah Pondasi, serta kekurangan Volume pekerjaan pada item-item lainya. Kegiatan Proyek Dermaga SMP 1 Desa kelong ini sendiri, dikerjakan oleh Kontraktor CV.TM sesuai kontrak Nomor 02/SP/DISHUB/II/2021 tanggal 24 Februari 2021 dengan masa pelaksanaan 150 hari, dan diawasi konsultan pengawas CV.STC.

Hal yang sama, juga ditemukan kekurangan Volume pada pekerjaan rehabilitasi Dermaga Busung Kp.Busung kecamatan Seri Kuala Lobam.

Sejumlah kekurangan Volume pada pekerjaan dermaga Busung itu, terdiri dari kekurangan Volume pekerjaan pada item pekerjaan struktur Bawah Pondasi Dermaga, berupa tiang Pancang Beton, Serta Pekerjaan pemancangan tiang beton 300mm. serta kekurangannya pekerjaan pada item-item lainya.

Kontraktor pelaksana proyek Dermaga Busung ini, dilaksanakan oleh CV.AJ dengan Kontrak kerja Nomor:03/SP)/DISHUB/II/2021 tanggal 24 Februari 2021, masa pelaksanaan 150, Konsultan pengawas proyek dilakukan oleh CV.Gren.

Kemudian, juga ditemukan kekurangan Volume atas Pekerjaan Rehabilitasi Dermaga Numbing kecamatan Bintan Pesisir.

Sejumlah kekurangan Volume Pekerjaan, juga terjadi pada pekerjaan struktur bawah Pondasi, pengadaan tiang pancang dan pekerjaan pemancangan tiang Beton serta volume pada item-item pekerjaan struktur lainya.

Pekerjaan Rehabilitasi Dermaga Numbing kecamatan Bintan Pesisir Bintan ini, dilaksanakan oleh kontraktor CV.PAB sesuai dengan kontrak Nomor 01/SP/DISHUB/II/2021 tanggal 24 februari 2021 dengan masa pelaksanaan 150 hari dan konsultan pengawas CV.ARA.

Atas hal itu Kejaksaan Negeri Bintan mengatakan, Jika sampai 20 Juli 2022 mendatang, Dinas perhubungan tidak menyelesaikan pengembalian kelebihan bayar dan Finalty-nya, maka pihaknya akan melakukan penyelidikan dan pemanggilan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Bintan.

Penulis:Hasura
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.