Babak Belur Dikeroyok Di PUB Galaxy, Abang Baradik Ini Lapor Polisi

Samsul Bahri Orang tua korban saat menunjukkan foto anaknya yang babak belur dihajar di PUB Galaxy usai membuat Laporan Polisi.
Samsul Bahri Orang tua korban saat menunjukkan foto anaknya yang babak belur dihajar di PUB Galaxy usai membuat Laporan Polisi.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Dua orang abang beradik berinisial Dc (24) dan Ar (24) babak belur dikeroyek belasan orang di PUB Galaxy Jalan Rawasari KM 5 Kota Tanjungpinang.

Kejadian pengeroyokan yang dialami kedua korban, terjadi pada Sabtu (2/7/2022) malam.

Atas kejadian itu, selanjutnya korban bersama orang tuanya melaporkan kejadian yang dialami ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tanjungpinang, Senin (4/7/2022).

Kepada Media orang tua kedua korban Samsul Bahri, mengungkapkan pengeroyokan yang dialami kedua anaknya terjadi ketika keduanya Ngumpul bersama teman-temannya.

Selanjutnya, mereka ditelepon oleh salah seorang temannya, yang menyatakan ada temannya yang berulang tahun dan merayakannya di PUB Galaxy, Sabtu (2/7/2022) malam.

“Atas ajakan itu, mereka pergi ke PUB,” ungkap Samsul saat di temui di Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Rabu (20/7/2022).

Tragisnya, setelah disana kedua korban babak belur dihajar.

Samsul Bahri sendiri mengaku, baru mengetahui kejadian yang dialami anaknya keesokan harinya.

“Saat pulang ke rumah saya melihat keduanya telah babak belur. Dan ketika saya Tanya baru cerita, kalau keduanya di keroyok di PUB itu” ujarnya.

Disinggung mengenai kronologi kejadian, Samsul mendapat cerita dari anaknya, bahwa awalnya anaknya yang berinisial Dc disentil oleh puntung rokok sehingga Dc membalasnya.

“Selanjutnya anaknya tersebut dikeroyok sama orang diduga anggota hingga babak belur dan abangnya Ar coba melerai namun dihajar hingga babak belur,”ungkapnya lagi.

Dari pihak Galaxi juga sempat mengatakan bahwa yang mengeroyok kedua anaknya ini adalah anggota.

“Kalau tak lari anak saya dari tempat itu, pasti sudah mati,”paparnya.

Samsul menyebutkan bahwa akibat kejadian ini kedua korban mengalami babak belur pada bagian wajah hingga yang paling parah menyebabkan tulang hidungnya Dc.

Menurutnya orang tua mana yang terima anaknya diperlakukan seperti itu, dari kecil digigit nyamuk saja dirawat dan dijaga hingga tumbuh dewasa seperti ini.

“Saya meminta kepada kepolisian untuk mengusut kasus ini dan hari ini saya datang untuk menanyakan proses kasus ini,”pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Awal Sya”ban Harahap membenarkan bahwa penyidik telah menerima laporan polisi terhadap perkara tersebut.

“Benar sudah kita terima saat ini masih dilakukan penyelidikan,” singkatnya.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.