IRT Tahanan Narkoba Polresta Tanjungpinang Melahirkan Anak Perempuan

IRT Hamil tahanan Satnarkoba Polresta Tanjungpinang, dibawa ke RS Karena hamil tua.
IRT Hamil tahanan Satnarkoba Polresta Tanjungpinang, dibawa ke RS Karena hamil tua.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), tahanan kasus narkoba Polresta Tanjungpinang, yang sedang hamil tua melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tanjungpinang.

Kasat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polresta Tanjungpinang, AKP. Turhadi mengatakan, IRT tahanan narkoba inisial Ms itu melahirkan seorang anak perempuan di RS beberapa hari lalu.

“Kemarin terpaksa kami membawa lagi ke RS untuk mengecek kandungan ke rumah sakit, dan karena takut terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan akhirnya Ms melahirkan dengan cara dioperasi,” ujarnya.

Tahanan IRT inisial Ms ini lanjutnya, melahirkan anak perempuan dengan dioperasi dirumah sakit.

“Alhamdulilah ibu dan anak tahanan ini sehat,” katanya saat ditemui di Mapolres Tanjungpinang, Rabu(20/7/2022).

Saat ini lanjut Turhadi, tahanan tersebut masih dibantarkan dalam proses pemulihan.

“Untuk melakukan penjagaan satu anggota juga telah diturunkan untuk melakukan penjagaan dirumah sakit,” sebutnya.

Ibu Rumah Tangga Ms sendiri adalah tahanan tersangka Narkoba yang sebelumnya ditangkap Satnarkoba Polres Tanjungpinang bersama seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) dan satu orang pria inisial T di sebuah ruko Jalan Kijang Lama Kelurahan Melayu Kota Piring, Senin (16/45/2022) lalu.

Dari penangkapan ke tiga pelaku Narkoba ini, Polisi juga mengamankan 4 paket narkoba jenis sabu-sabu, 12 paket kecil sabu dengan total berat 244,6 gram, 1 buah kantong plastik bening berisikan sabu, 1 bundel plastik transparan, 3 buah potongan kantong plastik hitam, 1 buah timbangan digital seperangkat alat hisap sabu, mancis 3 unit Handphone dan 1 buah tas ransel.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat pasal 114 2 dan atau 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.