Sibuk Mau HBA Rentut Kasus Kehutanan dan Lingkungan PT.Yeyen di Lingga Belum Turun Dari Kejagung

Pembacaan Tuntutan kembali ditunda Karena Rentut belum turun dari Kejagung dirut PT.Yeyen Bintan Permata Budi Santoso bebas melenggang pulang karena tidak ditahan. (Foto:Roland)Pembacaan Tuntutan kembali ditunda Karena Rentut belum turun dari Kejagung dirut PT.Yeyen Bintan Permata Budi Santoso bebas melenggang pulang karena tidak ditahan. (Foto:Roland)
Pembacaan Tuntutan kembali ditunda Karena Rentut belum turun dari Kejagung dirut PT.Yeyen Bintan Permata Budi Santoso bebas melenggang pulang karena tidak ditahan. (Foto:Roland)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kejaksaan Negeri Lingga kembali menunda pembacaan Tuntutan kasus Kehutanan dan Pengrusakan Lingkungan direktur PT.Yeyen Bintan Permata Budi Santoso di PN Tanjungpinang, Kamis(21/7/2022).

Penundaan pembacaan tuntutan terdakwa kasus kejahatan pertambangan Bauksit di Kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Lingga ini, merupakan yang ke dua kali setelah sebelum nya 7 Juli 2022 lalu juga ditunda.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aditya Dinda Rahmani dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga beralasan, belum dibacakannya tuntutan terdakwa itu, disebabkan Rencana tuntutan (Rentut) yang diajukan ke Kejati dan Kejaksaan Agung-RI belum turun.

“Izin yang mulia tuntutan belum selesai, karena rentut belum turun dari Kejaksaan Agung,” kata Aditya dalam persidangan secara virtual.

Jaksa Lingga ini, juga beralasan belum turunnya tuntutan terdakwa itu dari Kejagung, disebabkan kesibukan Jaksa dalam menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 62.

“Mohon diberi waktu satu minggu yang mulia,” ucapnya.

Jaksa Aditya juga mengatakan, jika Rentut terdakwa dirut PT.Yeyen Bintan Permata dalam perkara itu, belum turun dan masih berada di Kejaksaan Agung.

Ditempat yang sama, Ketua Majelis Hakim, Novarina Manurung mengatakan bahwa Hakim telah memberikan waktu 2 pekan untuk menyiapkan tuntutan pada agenda tuntutan yang pertama, begitu juga dengan penundaan tuntutan kedua.

“HBA nya masih besok, sidang ditunda 2 kali, saya kasih kesempatan yang terakhir, jadi ini benar-benar diselesaikan,” tegas hakim.

Hakim juga menyatakan, tuntutan belum dapat dibacakan Jaksa, maka pihaknya kembali menunda persidangan pada 1 Agustus 2022 mendatang dengan agenda pembacaan tuntutan.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum dari kejaksaan Negeri Lingga, mendakwa direktur Perusahan tambang bauksit PT.Yeyen Bintan Permata Budi Santoro, melakukan kejahatan pertambangan Bauksit di Kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Lingga tanpa izin.

Kejahatan kehutanan dan Lingkungan Hidup Perusahaan tambang Bauksit PT.Yeyen Bintan Permata di Lingga ini, disidik oleh Tim Direktorat Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Kawasan Hutan Produksi Terbatas Sungai Gelam Marok Tua Desa Tinjul Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga, pada Rabu,(22/9/2022) lalu.

Dalam penertiban ini, Tim operasi juga mengamankan 2 unit alat berat, 8 unit dump truck serta menyegel areal stockpile dan alat pengolahan bijih bauksit, serta memasang papan larangan di areal tambang PT.Yeyen Bintan Pratama dan menetapkan PT.Yeyen Bintan Permata sebagai Tersangka.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi,

Leave A Reply

Your email address will not be published.