Kontraktor Proyek Dermaga Enggan Kembalikan Kelebihan Bayar, Dishub Bintan Ajak APH Mengusut

Kadishub Bintan M Insan Amin
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bintan M Insan Amin. (Foto: Hasura/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Kepala dinas Perhubungan Bintan Insan Amin mengatakan, Dua kontraktor proyek Dermaga di Bintan, hingga saat ini belum mengembalikan dana kelebihan pembayaran proyek dari kekurangan volume pekerjanya ke Kas daerah.

Sebagaimana diketahui, Temuan kekurangan volume pekerjaan pada tiga Proyek Dermaga yang menelan anggaran Miliaran di Bintan itu, berdasarkan temuan Badan pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan provinsi Kepri atas LKPD-APBD 2021 Bintan.

Dan atas temuan itu, Dinas Perhubungan Bintan selaku Kuasa Penggunaan Anggaran (KPA), diminta untuk mengembalikan uang dari kekurangan volume pekerjaan Proyek Dermaga yang sudah dibayarkan ketiga kontraktor pelaksana tersebut.

Insar Amin juga mengatakan, pihaknya terus berupaya , Namun hanya satu kontraktor yang memiliki itikad baik mengembalikan kelebihan Bayar.

Sementara dari dua kontraktor lainya, Satu baru mencicil Rp5 juta. Sedangkan satu kontraktor yang membangun Dermaga Kelong, hingga kini tidak ada kabar.

“Nominal yang harus dikembalikan kontraktor Dermaga Numbing kami tidak hafal. Tapi yang baru kembalikan ada Rp5 juta. Kalau kontraktor Dermaga Kelong sama sekali belum,” katanya.

Insan menjelaskan tiga proyek dermaga yang dibangun Dishub di Bintan itu Dana pembangunannya dari DAK-APBN 2021. Ke tiga Dermaga itu, adalah dermaga di Kampung Tengah RT 01/RW 02, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam dengan alokasi Rp 1.807 miliar.

Kemudian dermaga di Sekitar SMP I Desa Kelong Kecamatan Bintan Pesisir dengan alokasi dana Rp1.763 miliar serta dermaga yang dibangun di Desa Numbing Kecamatan Bintan Pesisir dengan alokasi sebesar Rp1.653 miliar.

“Saya selaku pengguna anggaran, sudah bersurat dan berkomunikasi dengan kontraktor yang menjalankan proyek untuk segera mengembalikan temuan BPK itu,” katanya.

Tetapi hingga saat ini lanjut Insar Amin, baru kontraktor Dermaga Busung yang mengembalikan uang kelebihan bayar sebesar Rp 55.272.290.73 dan atas pembayaran itu, pihaknya sudah menindak lanjuti BPK.

Atas belum adanya pengembalian dana Kelebihan bayar itu, Insar juga mengaku, akan menggandeng Aparat Penegak Namun Hukum (APH) untuk menindak lanjuti Temuan BPK atas kelebihan bayar dua proyek Dermaga 2021 di Bintan itu ke Kontraktor.

“Tugas saya hanya terus koordinasi agar kontraktor segera mengembalikan uangnya itu aja. Jika tak juga kembalikan kami akan kerjasama dengan aparat penegak hukum (APH) untuk menindaklanjutinya,” ucapnya.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.