Pertumbuhan Ekonomi Positif, Gubernur Ansar Minta Masukan BPS Tekan Inflasi Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat melakukan pertemuan dengan BPS di Kantor gubernur Kepri Senin (8-8-2022).
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat melakukan pertemuan dengan BPS di Kantor gubernur Kepri Senin (8-8-2022).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Ansar mengaku sangat Optimis, Pertumbuhan Ekonomi Kepri, pada triwulan III dan IV mendatang, akan lebih baik dan positif. Namun sebaliknya, Gubernur Ansar juga khawati akan inflasi Kepri yang juga naik akibat Indek Harga Konsumen nai pada Juli 2022.

“Untuk pertumbuhan ekonomi Kepri akan semakin optimis akan terus meningkat pada Triwyulan II dan IV ini, Sebab, pada triwulan ini proyek-proyek pemerintah sudah mulai dibayarkan dan Uang akan mulai beredar di masyarakat dan hal ini akan memiliki pengaruh yang cukup besar. Pariwisata kita juga sudah mulai jalan, mendorong pertumbuhan ekonomi secara agregat lebih tinggi daripada tahun lalu” kata Gubernur Ansar saat melakukan pertemuan dengan BPS di Kantor gubernur Kepri Senin (8/8/2022).

Sebagaimana rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau mencatat, Pertumbuhan Ekonomi Kepri mengalami kenaikan triwulan II-2022 (y-on-y) yang tumbuh sebesar 5,01 persen. Kenaikan ekonomi Kepri ini jauh di atas capaian triwulan sebelumnya yaitu pada triwulan I-2022 (y-on-y) yang tumbuh sebesar 2,83 persen.

Namun mengenai Inflasi, Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri merilis, Provinsi Kepulauan Riau mengalami inflasi sebesar 0,61 persen. Inflasi Provinsi Kepri ini, disebabkan Kota Batam dan Tanjungpinang mengalami inflasi sebesar 0,61 persen dan 0,66 persen.

Kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 111,06 pada Juni 2022 menjadi 111,74 pada Juli 2022. Inflasi di Provinsi Kepulauan Riau lanjut BPS, terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh indeks kelompok pengeluaran, seperti, kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 0,53 persen.

Kemudian Kelompok Pakaian dan Alas Kaki naik sebesar 0,17 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga naik sebesar 0,19 persen;

Serta kelompok kesehatan naik sebesar 0,06 persen, kelompok transportasi naik sebesar 3,62 persen serta kelompok rekreasi, olahraga dan budaya naik sebesar 0,04 persen.

Atas hal itu, gubernur Ansar miminta bantuan BPS, untuk menekan inflasi Kepri, dengan memberi masukan dan saran, komoditas sektor apa yang harus ditekan dan diintervensi.

“Bantu kita memilah komoditas yang masih tinggi dan mana-mana sektor yang dapat kita intervensi, juga bentuk intervensinya itu seperti apa, selain operasi pasar yang telah kita lakukan. Karena inflasi berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi” ujar Gubernur.

BPS Akan Lakukan Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022

Atas hal itu, BPS Kepri juga menyatakan akan mendukung, Sebaliknya kepala Kepala BPS Kepri Darwis Sitorus, juga meminta dukungan Gubernur Ansar, terhadap pelaksanaan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) yang dimulai tahun 2022 ini sebagai upaya penyempurnaan data kemiskinan ekstrem.

Darwis menjelaskan berdasarkan Instruksi Presiden No. 4 Tahun 2022 BPS ditugaskan untuk melakukan pendataan penduduk miskin ekstrem dengan menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai data dasar dan menyelenggarakan survei sebagai sarana evaluasi perkembangan penghapusan kemiskinan ekstrem yang merupakan bagian dari Survei Sosial dan Ekonomi Nasional (Susenas).

“Sedangkan Reformasi Sistem Perlindungan Sosial yang saat ini sedang disusun rancangan Peraturan Presiden nya, BPS ditugaskan untuk melakukan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Reg Sosek) mulai tahun 2022 dan menetapkan standarisasi kualitas pemutakhiran berkelanjutan” ucap Darwis.

Untuk itu dengan waktu persiapan dan pelaksanaan yang cukup singkat yaitu masing-masing 1 bulan dimana pelaksanaanya pada Bulan Oktober, dan seluruh penduduk di data, dibutuhkan sekitar 3.505 petugas,

Darwis menyampaikan permohonan dukungan Gubernur Ansar untuk diteruskan kepada Pemko dan Pemkab se Kepri terhadap pelaksanaannya.

Gubernur Ansar pun dengan tangan terbuka menyatakan akan mendukung penuh pelaksanaan pendataan tersebut. Bahkan Ansar mengatakan, akan membawa pembahasan pendataan Reg Sosek ini pada rapat rutin OPD serta akan mengundang Pemko dan Pemkab se-Kepri melalui video conference.

Penulis:Presmedia
Editor   :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.