Edarkan Ganja 327,91 Gram Andri alias Gondok Dituntut 9 Tahun Penjara

Terdakwa Andri Alias Gondok dituntut 9 tahun penjara denda Rp 1,5 miliar subsider 2 bulan kuruangan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arif Darmawan Wiratama di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.
Edarkan Narkobaa Ganja, terdakwa Andri Alias Gondok dituntut 9 tahun penjara denda Rp 1,5 miliar subsider 2 bulan kuruangan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arif Darmawan Wiratama di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang. (Rabu (19/8/2022)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Terdakwa Andri Alias Gondok pengedar dan pemilik narkoba jenis ganja 327,91 gram, dituntut 9 tahun penjara denda Rp 1,5 miliar subsider 2 bulan keruangan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arif Darmawan Wiratama di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (10/8/2022).

Dalam tuntutan, Jaksa Arif, menyatakan terdakwa terbukti bersalah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi  perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I.

Hal itu, sebagaimana dalam dakwaan Primair, melanggar pasal 114 Ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia  Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Menuntut terdakwa dengan tuntutan pidana penjara selama 9 tahun denda Rp 1,5 miliar subsider 2 bulan kurungan,” kata JPU.

Atas tuntutan itu terdakwa yang didampingi oleh Penasehat Hukumnya, Anur Syarifudin menyatakan akan mengajukan pembelaan secara tertulis.

Mendengar itu Ketua Majelis Hakim, Boy Syailendra didamping oleh Majelis Hakim Anggota menunda persidangan selama satu pekan dengan agenda pledoi.

Sebelumnya, Terdakwa Andri Alias Gondok diamankan Satres Narkoba Polres Bintan di jalan Usman Harun RT 2 RW 15 Kelurahan Tanjungpinang Barat Kota Tanjungpinang, pukul 20.00 WIB, Selasa (15/3/2022) lalu.

Dari penangkapan dan penggeledahan terdakwa, Polisi menemukan 8 paket kecil narkoba jenis ganja sebanyak 327, 91 gram didalam rumah terdakwa.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.