Sejumlah Kejari dan Koordinator di Kejati Kepri Dimutasi

Kasi Penerangan hukum Kejaksaan tinggi Kepri Nixon Andreas Lubis bersama Jaksa Penuntut Kejati saat memberi keterangan pada Media (Foto:Roland)
Kasi Penerangan hukum Kejaksaan tinggi Kepri Nixon Andreas Lubis bersama Jaksa Penuntut Kejati saat memberi keterangan pada Media (Foto:Roland/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri dan Koordinator di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau dimutasi.

Kepala Seksi Penerangan hukum Kejaksaan Tinggi Kepri Nixon Andreas Lubis, membenarkan mutasi dan pergantian jabatan di Lingkungan Kejaksaan tinggi Provinsi Kepri itu.

“Mutasi dan pergantian dilakukan terhadap Kepala Kejari Bintan, Lingga dan Karimun serta beberapa Koordinator di Kejati Kepri. mutasi dan pergantian ini berdasarkan surat keputusan Jaksa Agung RI,” kata Nixon Andreas Lubis Kamis (11/8/2022).

Untuk Koordinator di Kejati Kepri kata Nixon, Koordinator Pidana Khusus Kejati Kepri Benny Siswanto dimutasi menjadi Kejari Majene, Sulawesi Barat. Kemudian Koordinator Pidana Umum Kejati Kepri, Zainur Arifinsyah dimutasi menjadi Kajari Bengkalis.

Kemudian Kejari Tanjungbalai Karimun Melinda dimutasi menjadi Asdatun Kejati Riau. Jabatan Kajari Tanjung Balai Karimun, dijabat oleh Firdaus yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Aceh Barat.

Selanjutnya Kajari Lingga yang sebelumnya kosong, dijabat oleh Rizal Edison yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator di Kejati Sulawesi Tengah.

Asdatun Kejati Kepri Alex Sumarno dimutasi sebagai Kabiro Hukum BP Batam. Jabatan Asdatun Kejati Kepri dijabat oleh  Eko Riendra Wiranto yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Lumajang, Jawa Timur.

Terakhir, Kajari Bintan I Wayan Riana dimutasi sebagai Kajari Sumedang. Jabatan Kajari Bintan dijabat oleh I Wayan Eka Widiara sebelumnya menjabat sebagai Koordinator Kejari Bali.

“Untuk sertijabnya masih menunggu arahan dari Kejagung, kemungkinan usai 17 Agustus,” pungkasnya.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.