Tiga Tahun Dirudapaksa, Korban ini Baru Mengadu dan Lapor Polisi

Tersangka Pelu Fs saat diamankan anggota Polresta Tanjungpinang, (foto:Roland)
Tersangka  Fs saat diamankan anggota Polresta Tanjungpinang, (foto:Roland)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Tiga tahun Dirudapaksa (Cabuli-red) seorang korban baru melapor ke orang tuanya, dan dilaporkan ke Polisi.

Atas Laporan orang tua korban,Polresta Tanjungpinang meringkus Fs pelaku pencabulan anak dibawah umur. Pelaku ditangkap di tempat kerjanya di Kantor JNE KM 8 atas Kota Tanjungpinang, Pukul 17.00 WIB, Jumat(12/8/2022).

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Awal Sya’ban Harahap, mengatakan, pencabulan yang dilakukan pelaku ada korban sudah berlangsung sejak 3 tahun lalu.

Kronologis kejadian, berawal pada saat orang tua korban melihat korban menangis. Saat ditanya, lalu korban bercerita dan mengatakan sedang ada masalah dengan pelaku yang merupakan pacarnya.

Selain itu, orang tua korban juga menerima aduan dari rekan korban yang menyebut, bahwa korban selama pacaran dengan pelaku sudah dirusak oleh pelaku.

“Selanjutnya, orang tua korban baru tahu dari korban, bahwa anaknya sudah sering melakukan hubungan badan selama 3 tahun sejak berpacaran dari Desember 2019,” ungkap Awal.

Dari keterangan pelaku, pencabulan terhadap korban terjadi dirumahnya jalan Hutan Lindung Gang Kempas Lorong Merpati Kota Tanjungpinang.

“Selain itu korban juga mengaku pada orangtuanya, terakhir kali melakukan hubungan badan dengan pelaku dirumah pelaku, Selasa (26/7/2022),” jelasnya.

Atas kejadian itu orang tua korban melaporkanya ke Satreskrim Polresta Tanjungpinang.

Awal menyampaikan berdasarkan laporan itu, Tim Opsnal Jatanras Sat Reskrim Polresta Tanjungpinang melakukan penyelidikan, sehingga diketahui pelaku sedang berada di tempat kerja pelaku di Kantor JNE KM 8 atas Tanjungpinang.

Setelah dilakukan penangkapan Tim melakukan interogasi terhadap pelaku dan pelaku mengakui perbuatannya.

“Kita langsung tangkap dan bawa ke Mapolresta Tanjungpinang guna proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 81 KUHP Tetang Pencabulan dengan ancaman hukuman minimal tahun penjara.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.