Kurir Narkoba 400 Gram Tujuan Lombok Diamankan di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang

Dua kurir 4 paket narkoba jenis sabu seberat 400 gram, Abs (24) dan Ai (25) diamankan petugas hanggar Bea dan Cukai Pelabuhan Sri Bayintan Kijang.(Foto:Humas-Polres Bintan)
Dua kurir 4 paket narkoba jenis sabu seberat 400 gram, Abs (24) dan Ai (25) diamankan petugas hanggar Bea dan Cukai Pelabuhan Sri Bayintan Kijang.(Foto:Humas-Polres Bintan)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Dua kurir 4 paket narkoba jenis sabu seberat 400 gram, diamankan petugas hanggar Bea dan Cukai Pelabuhan Sri Bayintan Kijang.

Kedua pelaku adalah tersangka Abs (24) dan Ai (25) bersama barang bukti narkotika sabu seberat 400 gram.

Hal itu dikatakan Kapolres Bintan didampingi Kasi Humas Bea Cukai Tanjungpinang, Kasat Res Narkoba Polres Bintan dalam Konferensi Pers di Mapolres Bintan, Senin(15/08/2022).

Kapolres Bintan AKBP. Tidar Wulung Dahono, mengatakan 4 paket sedang narkotika jenis sabu itu, ditemukan petugas Bea dan Cukai dari 2 orang tersangka di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang.

“Setelah dilakukan penangkapan, selanjutnya Petugas BC melakukan koordinasi dan menyerahkan kedua pelaku ke Satresnarkoba Polres Bintan, untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Dari penyelidikan yang dilakukan, kedua tersangka mengaku, hanya orang suruhan dari E (DPO), dengan upah Rp 40 juta.

“Kedua tersangka ini mengaku hanya suruhan E (DPO) yang dijanjikan Upah Rp 40 juta, apabila berhasil membawa narkoba Sabu tersebut ke Lombok,” ujarnya.

Rencana awal kedua pelaku, lanjut Kapolres, Narkotika jenis sabu itu akan dibawa kedua pelaku dari Batam menggunakan pesawat tujuan Lombok.

“Dari pengakuan pelaku, penyelundupan Narkoba ke Lombok ini, rencananya akan dimasukan ke dalam anus (dubur) pelaku,” ujarnya.

Namun, hal tersebut batal dilakukan, karena 4 paket narkoba sabu seberat 400 gram itu, tidak bisa dimasukan kedalam anus kedua pelaku.

Selanjutnya, kedua pelaku mengalihkn perjalanan dari Batam ke Tanjungpinang kemudian ke Kijang-Bintan untuk berangkat menggunakan kapal KM.Umsini tujuan Makassar.

“Namun saat pelaku mau menaiki Kapal, kedua tersangka ditangkap petugas Bea dan Cukai ketika pemeriksaan barang di pelabuhan,” ujarnya.

Atas perbuatannya, Abs dan Ai ditetapkan tersangka pemilik dan pengedar narkoba. Keduanya dijerat dengan Pasal 114 jo Pasal 112, jo Pasal 132 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang pemberantasan Tindak Pidana narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun serta pidana penjara paling lama 20 tahun.

Penulis : Presmedia
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.