Bebas di HUT RI ke-77, Napi Narkotika Lapas Tanjungpinang Ini Mengaku Kapok Masuk Penjara

Kepala Kantor Wilayah Kementerian (Kakanwil) Hukum dan HAM Kepri Saffar M. Godam saat menyerahakan remisi ke Napi di Lapas Kelas IA Tanjungpinang
Kepala Kantor Wilayah Kementerian (Kakanwil) Hukum dan HAM Kepri Saffar M. Godam saat menyerahakan remisi ke Napi di Lapas Kelas IA Tanjungpinang (Foto:Roland) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Dapat remisi HUT-RI ke-77 dan langsung bebas, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Zulbahri, terlihat haru dan senang di Lapas kelas IA Tanjungpinang, Rabu (17/8/2022).

“Alhamdulillah, senang sekali dan tak menyangka, bida langsung bebas,” kata Zulbahri usai menerima remisi HUT RI Ke 77.

Setelah memperoleh Kebebasan, Napi Narkotika ini mengaku Kapok dan tidak akan mau lagi masuk penjara.

Kepada media, dia juga bercerita, harus menjalani hukuman 2 tahun dan 8 bulan, setelah tertangkap Polisi menyalahgunakan Narkoba pada Desember 2019 lalu.

Setelah menjalani prosesi persidangan, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang memvonisnya selama 3 tahun penjara pad tahun 2020 lalu.

“Awalnya saya ditahan di Rutan Tanjungpinang, Tetapi awal 2022 lalu, dipindahkan ke Lapas Tanjungpinang ini,” kenangnya bercerita.

Di Lapas Narkotika itu, Zulbahri mengaku banyak mendapatkan program pembinaan Agama khususnya mengaji dan sholat.

Dengan kebebasanya, Zulbahri mengaku akan mulai menata dan memperbaiki hidup dengan mencari kerja dan segera menikah dengan pujaan hatinya.

“Saya belum nikah mudah-mudahan setelah bebas ini ada yang memberi saya kerja dan kalau sudah ada uang akan menikah,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Zulbahri juga berjanji dan berkomiten, tidak akan mengulangi perbuatan serupa dan siap menjadi warga yang lebih taat dan patuh hukum.

“Di penjara tak enak, susah dan menderita,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian (Kakanwil) Hukum dan HAM Kepri Saffar M. Godam, mengatakan pemberian remisi pada Warga Binaan Pemasyarakatan, pada HUT RI ke-77 itu, merupakan wujud negara hadir memberi penghargaan pada WBP sebagai mana ketentuan yang berlaku.

Pada HUT-RI ke-77 tahun 2022 ini, sebanyak 3.631 orang Napi di Kepri memperileh remisi hari Kemerdekanaan. Dari jumlah itu, 25 orang diantaranya, termasuk Zulbahri, langsung dinyatakan bebas.

Saffar M. Godam juga mengatan, dari 3.631 Napi yang memperoleh remisi tahun ini, mayoritas adalah narapidana narkotika.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.