Puluhan Ekor Kambing Dipulangkan Ke Tanjung Balai

*Kambing Mati Mendadak Tidak Ditemukan Gejala PMK

Kasi Karantina Hewan Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang Purwanto,
Kasi Karantina Hewan Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang Purwanto,

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Sebanyak 51 Ekor kambing yang sebelumnya masuk secara ilegal ke Tanjungpinang, dipulangkan ke Tanjungbalai Karimun.

Pemulangan puluhan Kambing itu dilakukan Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang setelah sebelumnya ditemukan 9 ekor kambing di kandang warga Singkong itu mati.

“Dari keputusan yang diambil, seluruh kambing itu dipulangkan ke Tanjungbai Karimun. Tadi malam pemiliknya telah menyiapkan alat angkutnya untuk dipulangkan ke Tanjungbalai Karimun,” ucap Kasi Karantina Hewan Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang Purwanto, Jumat(19/8/2022).

Ia menegaskan dari hasil pemeriksaan dokter hewan karantina untuk ke 9 ekor kambing yang ditemukan mati mendadak tidak ditemukan penyakit gejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) .

“Sampai saat ini untuk yang sakit dan mati sudah tidak ada lagi,”kata Purwanto.

Sanksi pemulangan itu sesuai UU Nomor 21 Tahun 2018 Tentang Tindakan Penolakan Karantina, dilakukan karena pemiliknya tidak dapat melengkapi persyaratan.

“Dan kita terbitkan penolakan, biaya penolakan mereka yang menanggung,”ucapnya.

Ia berharap kedepannya tidak ada lagi pelanggaran seperti ini jikalau ada pelanggaran tetap ditindak sesuai UU karantina.

“Tidak menutup kemungkinan melakukan tindak lanjut penyelidikan lebih lanjut,”
pungkasnya.

Sebelumnya, sebanyak 9 (sembilan) ekor Kambing yang mati mendadak di peternakan warga Jalan Singkong ternyata Kambing yang didatangkan secara ilegal oleh pemilik tanpa melalui surveilans dan pengawasan Karantina.

Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang mengatakan, sebanyak 60 ekor kambing di Kandang Edi itu, masuk dari Tanjungbalai Karimun ke Tanjungpinang tanpa melalui surveilance dan pengawasan Karantina.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.