World Mosquito Day, Departemen Health PT.BRC Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyakit dari Vektor Nyamuk

World Mosquito Day, Departemen Health PT.BRC Gelar Sosialiasi Pencegahan Penyakit dari Vektor Nyamuk
World Mosquito Day, Departemen Health PT.BRC Gelar Sosialiasi Pencegahan Penyakit dari Vektor Nyamuk

PRESMEDIA.ID,Bintan – Peringati World Mosquito Day, Departemen Health PT.BRC menggelar sosialisasi pencegahan penyakit menular dari vektor berbagai jenis nyamuk, seperti malaria, demam berdarah, filariasis dan penyakit lainnya pada TK dan Mahasiswa.

Sosialisasi pencegahan penularan vektor sejak dini pada TK dan mahasiswa ini, Dimulai dilaksanakan dari 19 sampai dengan 25 Agustus 2022 mendatang oleh Departemen Health, Safety and Environment (HSE) PT.BRC, dengan moto “Kontribusi kecil-mu,berdampak besar bagi lingkungan”.

Sejumlah peserta yang ikut dalam kegiatan ini terdiri dari anak TK, SD, SMP dan SMA Tunas Bangsa, Mahasiswa dan mahasiswi Politeknik Bintan Cakrawala (PBC) serta peserta didik yang menempuh pendidikan satu tahun di Sahid Bintan Tourism Institute (SBTI).

Kepala Departemen HSE, Ray Manaek, mengatakan sosialisasi pencegahan penyakit menular dari vektor berbagai jenis nyamuk itu dilakukan, untuk memberi pemahaman dan kesadaran pada anak usia
dini atas bahaya penyakit yang ditimbulkan dari gigitan Nyamuk.

“Hal ini sangat tepat untuk memberikan pengetahuan yang benar Khususnya, mengenai pentingnya pencegahan penyakit dari vektor atau penularan dari berbagai jenis nyamuk seperti malaria, demam berdarah, filariasis dan penyakit dari nyamuk lainnya,” ujarnya Sabtu (20/8/2022).

Dengan pengetahuan yang baik lanjutnya, diharapkan akan mampu menumbuhkan kesadaran serta kepedulian untuk mengetahui cara mencegah penyakit yang benar serta mampu menciptakan budaya yang kuat dalam hal kesehatan lingkungan bersama, hingga mereka dewasa.

PT.BRC juga telah melakukan berbagai program pencegahan penyakit tular vektor di Kawasan Pariwisata Lagoi. Program  tersebut telah berjalan dan akan terus berkesinambungan karena terintegrasi dengan resort dan hotel di Kawasan Pariwisata Lagoi.

Adapun proses pemindahan ide atau gagasan ini bisa mencakup berbagai hal terkait lingkungan. Seperti perawatan sistem drainase untuk mencegah genangan air yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, inspeksi rutin oleh juru pemantau
jentik (Jumantik).

Berikutnya pembuatan dan penggunaan Ovitrap, termasuk pengawasan kondisi kesehatan karyawan yang dilakukan PT.BRC melalui departemen HSE bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes)Bintan.

“Kita juga akan memberikan pelatihan tentang pemanfaatan kembali botol plastik bekas menjadi barang yang sangat berdaya guna, untuk mengeliminasi telur nyamuk dengan metode ovitrap,” jelasnya.

Peringatan hari nyamuk yang ditandai dengan kegiatan positif oleh PT.BRC ini juga menjadi pengingat bahwa sebagai bagian dari masyarakat, tetap menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) menuju kepada eliminasi dan reduksi penyakit tular vektor di Indonesia.

Dari berbagai bentuk keseriusan pihak pengelola Kawasan Bintan Resorts dalam mengelola destinasi wisata yang peduli akan aspek kesehatan dan lingkungan. Selama ini, telah membuahkan sebuah tanda penghargaan Manggala Karya Bakti Husada Arutala dari Menteri Kesehatan RI pada 2005 atas pengabdian di bidang kesehatan yang dilakukan dalam kurun waktu tahun 2003.

Khususnya dalam upaya penanggulangan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk.

“Jadi dari usia anak-anak sudah dibekali ilmu tentang bahaya penyakit tular vektor dan tindakan pencegahannya,” ucapnya.

Penulis:Hasura
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.