Lima Berkas Perkara Korupsi Dana Hibah Bansos Dispora Kepri Dilimpah ke PN

Jaksa Dari Kejari Tanjungpinang saat melimpahkan 5 berkas perkara Korupsi Bansos Dispora Kepri. (Foto: Roland)
Jaksa Dari Kejari Tanjungpinang saat melimpahkan 5 berkas perkara Korupsi Bansos Dispora Kepri. (Foto: Roland)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Lima berkas perkara korupsi dana hibah bansos Dispora provinsi Kepri, dilimpahkan ke PN Tipikor Tanjungpinang, Jumat (26/8/2022).

Pelimpahan dilakukan Kejaksaan Tinggi Kepri melalui Kejaksaan Negeri ke PN Tanjungpinang.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Isdaryanto mengatakan kelima berkas tersangka korupsi dana hibah bansos yang dilimpahkan itu, terdiri dari berkas perkara atas nama Mustofa Sasang, Tri Wahyudi Widadi, Suparman, Muhammad Irsyadul Fauzi dan Arif Asfus Setiawan.

“Berkasnya sudah dilimpah dan diregistrasi di panitera. Selanjutnya Majelis Hakim yang akan menangani perkara tersebut akan ditunjuk Ketua PN Tanjungpinang,” sebutnya.

Terpisah, Kasi Intel Kejari Tanjungpinang Dedek Syumarta Suir, mengatakan bahwa Kejati Kepri dan Kejari telah melimpahkan berkas kelima terdakwa korupsi dana hibah bansos Dispora Kepri ke PN Tanjungpinang.

“Sudah kita limpahkan kelima terdakwa,” jelasnya.

Adapun kerugian yang ditimbulkan dari perbuatan kelima terdakwa sebesar Rp. 6.215.000.000.

Kelima tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 JO Pasal 18 UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999.

Sebelumnya, Enam dari lima pelaku ini, ditetapkan penyidik Polda Kepri sebagai tersangka korupsi dana hibah bansos bidang Kepemudaan DPA-PPKD Provinsi Kepri tahun 2020. Namun, satu dari 6 pelaku, Tersangka Muksin, hingga saat ini Berkasnya belum dilimpah Penyidik, karena masih Buron dan dimasukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Kepri. Ke enam tersangka diduga menerima dana hibah Bansos dari APBD dan APBD Perubahan Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2020.

Penulis: Roland
Editor: Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.