Pemerintah dan Polres Diminta Pastikan Kesiapan Keamanan dan Jalan Untuk Tour de Bintan

Foto: Sejumlah kondisi jalan di Bintan yang akan menjadi lintasan Tour de Bintan masih belum memadai dan perlu perbaikan, atas hal itu penyelegggara meminta pemerintah dapat memastikan kondisi jalan di Bintan itu (Foto: fok-evaluasi jalan di Bintan)
Foto: Sejumlah kondisi jalan di Bintan yang akan menjadi lintasan Tour de Bintan masih belum memadai dan perlu perbaikan, atas hal itu penyelegggara meminta pemerintah dapat memastikan kondisi jalan di Bintan itu (Foto: fok-evaluasi jalan di Bintan)

PRESMEDIA.ID, Bintan – PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) meminta Pemerintah kabupaten dan Polres Bintan menjamin rasa aman dan nyaman kepada para peserta Tour de Bintan (TdB) selama bertanding.

Hal itu disebabkan, rute arena yang akan dilintasi oleh peserta Tour de Bintan, bukan hanya di Lagoi tetapi juga di luar Kawasan Pariwisata Lagoi.

Manager Operasional PT BRC,  AKBP (Purn) Ahmad Yani, mengatakan Tour de Bintan bukan hal yang baru lagi. Karena sudah 12 kali digelar di Bintan. Namun event ini harus ditanggapi serius oleh semua pihak.

“Termasuk kami sangat serius untuk mensukseskan event ini,” ujar Ahmad Yani di Aula Kantor Bupati Bintan.

TdB lanjutnya, bukan hanya event-nya Bintan Resort dan Pemkab Bintan, tetapi juga event bersama hingga perlu keterlibatan semua semua pihak.

“Seperti urusan jalanan, kondisi jalanan yang perlu dan masih dalam perbaikan secepat mungkin dapat diselesaikan. Hal itu mengingat cuaca saat ini tidak bersahabat,” jelasnya.

Mantan Kepala BNN Tanjungpinang ini menambahkan. Ada bahan evaluasi untuk semuanya. Yaitu perhelatan TdB 2019 lalu dimana banyak angka kecelakaan yang dialami oleh peserta dalam 3 hari pertandingan.

Di hari pertama ada 1 kasus kecelakaan yang mengakibatkan seorang peserta patah tulang. Kemudian di hari kedua naik drastis yaitu ada 61 kasus diantaranya luka ringan hingga patah tulang, dan hari terakhir ada 12 kasus dengan jenis luka yang sama.

“Kejadian ini juga disebabkan berbagai faktor. Mulai dari faktor jalan, orangnya atau siapa saja yang ditugaskan pengamanan-pengamanan di jalan dan sebagainya,” katanya.

Diharapkan TdB 2022 ini bisa berkualitas. Artinya semua pihak dapat bekerjasama sehingga mampu dan dapat menekan angka kecelakaan serta kejadian di jalanan.

“Maka untuk tahun ini semaksimal mungkin dapat kita tekan. Sehingga pelaksanaan dapat dilaksankaan dengan baik,” sebutnya.

Kabag Ops Polres Bintan, AKP Monang P. Silalahi, mengakui memang angka kecelakaan tinggi saat TdB 2019 lalu. Faktornya beragam. Tapi yang paling dominan penyebabnya adalah cuaca dan kondisi jalan.

“Di saat pertandingan hujan melanda sehingga jalanan basah ditambah lagi kondisi jalan yang bergelombang,” katanya.

Kondisi jalanan ini yang tidak di pahami oleh sebagain peserta. Karena dari jauh jalanan memang terlihat lurus dan bagus namun bergelombang.

“Yang kita liat kemarin, jalan bergelombang kemudian basah ini yang menjadi faktor penyumbang kecelakaan,” katanya lagi.

Untuk mengantisipasinya diminta jalanan yang rusak segera diperbaiki. Kemudian dimohon juga kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan yang mewenangi tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan.

Harus dapat memastikan keberadaan pelayan-pelayanan kesehatan di lapangan sepanjang rute TdB. Sehingga nanti jika ada kecelakaan pihak polisi tidak kesulitan untuk memberikan pertolongan.

“Selama ini didepan kita ada kecelakaan kita tidak bisa serta merta untuk melakukan pertolongan karena ketika kita berikan pertolongan malah dikomplain mereka karena kita bukan ahlinya,” ucapnya.

Plt. Bupati Bintan Roby Kurniawan, mengatakan melihat angka kecelakaan pada TdB 2019 lalu cukup tinggi. Maka salah satu langkahnya dengan jumlah tenaga medis yang ditugaskan di lapangan harus lebih banyak.

“Dinkes Bintan kita minta koordinasi dengan Dinkes Provinsi Kepri. Apabila butuh bantuan tenaga medis bisa memintanya ke Dinkes Kepri,” katanya.

Kemudian Disbudpar Bintan diminta perbanyak koordinasi dengan semua pihak. Agar kesemuanya dapat siap 100 persen. Begitu juga jalanan diminta dilakukan pengecekan secara rutin setiap pekan.

Jadi mulai sekarang keliling jalanan yang akan dilintasi peserta TdB. Lihat langsung kondisi jalanan karena dalam satu hari saja jalanan bisa berubah. Maka Disbudpar Bintan harus update terus kondisi jalanan sampai beberapa hari sebelum pelaksanaan.

“Kita koordinasi lebih intens lagi agar semuanya dapat berjalan lancar,” tutupnya.

Penulis: Hasura
Editor: Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.