Merantau Jalani Sisa Hukuman ke Tanjungpinang

Napi Dari Pulau Terluar Merantau Jalani Sisa Hukuman di Rutan Kelas IA Tanjungpinang
Napi Dari Pulau Terluar Merantau Jalani Sisa Hukuman di Rutan Kelas IA Tanjungpinang (Foto: istimewa)

PRESMEDIA.ID, Anambas- Sebanyak sembilan Narapidana (Napi) dari pulau terluar Kepri di Tarempa, harus rela merantau ke Tanjungpinang-Bintan untuk menjalani sisa hukumannya di Rutan Kelas IA Tanjungpinang.

Belum tersedianya Rumah Tahanan atau Lembaga Pemasyarakatan di Kabupaten Natuna dan Anambas, hingga menjadi kendala besar dalam penegakan hukum.

Jaksa sebagai eksekutor putusan Pengadilan, mau-tak mau harus menempuh waktu puluhan jam menggunakan Kapal Laut, untuk memindahkan sejumlah tahanan Napi dari dua pulau itu, ke Rutan dan Lapas di Tanjungpinang dan Bintan.

Pemindahan tahanan oleh jaksa itu hampir terjadi setiap 6 bulan sekali, mengingat sel tahanan sementara di kabupaten kepulauan Anambas, hanya sel, tahanan Polsek.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Natuna di Tarempa, Roy Huffington Harahap menyatakan, pemindahan sejumlah Napi pidana itu, dilakukan sebagai tindak lanjut dari putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap ayai (inkracht).

Untuk saat ini kata Roy,  Jumlah tahanan atau Napi yang akan dikirim ke Rutan Kelas IA Tanjungpinang ada 9 orang. Jumlah itu, terdiri dari 3 tahanan perkara pencurian, 2 tahanan perkara penggelapan, 2 tahanan perkara narkotika, 1 tahanan perkara penadahan dan 1 tahanan perkara perlindungan anak.

“Petugas Cabjari Natuna di Tarempa dan para Tahanan beserta anggota Polres Kepulauan Anambas, akan berangkat ke Tanjungpinang menggunakan kapal Bukit Raya yang akan memakan waktu 18 jam dari Tarempa ke Pelabuhan Sri Bayintan Kijang.

“Pemindahan dan pengiriman tahanan ke Rutan Kelas IA Tanjungpinang ini, dibantu pengawalan anggota Polres Kepulauan Anambas,” ujarnya.

Pelepasan keberangkatan petugas dan Tahanan dilakukan Cabjari Natuna di pelabuhan Tarempa ke Kapal Bukit Raya.

“Begitu sampai nanti di Kijang, para tahanan itu akan segera diantarkan ke Rutan Kelas IA Tanjungpinang,” ujarnya.

Roy juga mengatakan, sangat berharap, Pemerintah Pusat melalui kementerian Hukum dan HAM dapat segera membangun Rutan di Kabupaten Kepulauan Anambas sehingga dapat mempermudah proses eksekusi terpidana.

Penulis:Presmedia
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.