Gaji Ribuan THL dan PTT Guru Kepri Tunggu Pengesahan APBD Perubahan 2022

Gubernur Kepri Ansar Ahmad
Gubernur Kepri Ansar Ahmad

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad, mengaku sangat kecewa dengan mantan kepala dinas sejumlah OPD yang tidak menganggarkan gaji Tenaga Harian Lepas (THL) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Guru di APBD 2022 Murni selama satu tahun.

Ansar mengatakan, macet dan tertundanya gaji THL dan PTT guru di sejumlah dinas Provinsi Kepri itu hingga dua bulan saat ini, disebabkan kepala dinas OPD terkait sebelumnya, hanya mengalokasikan anggaran gaji THL dan PTT Guru di Kepri selama 6 bulan di APBD Murni.

“Makanya mulai bulan Juli 2022, alokasi anggaran untuk Gaji THL dan PTT guru serta tenaga kependidikan ini menunggu pengesahan APBD Perubahan ini,” ujaran Ansar menyatakan kekecewaannya usai menyampaikan Nota Keuangan dan Ranperda APBD Perubahan 2022 provinsi Kepri ke DPRD Provinsi Senin (19/9/2022).

Untuk memenuhi alokasi anggaran Gaji THL dan PTT guru itu lanjutnya, Saat ini pihaknya telah mengalokasikan anggaran di APBD Perubahan.

Pengalokasian anggaran gaji THL dan PTT guru serta alokasi dana yang sebelumnya belum terakomodir di APBD Murni, dilakukan dari pendapatan PAD, Silpa APBD sebelumnya serta dana tunda Salur APBN sebelumnya, yang sudah diterima Provinsi Kepri.

Related Posts

“Sampai saat ini gaji THL dan PTT guru ini tertunda 2 bulan. Dan kita sudah anggaran di APBD Perubahan, Kalau sudah disahkan nanti akan langsung dibayarkan,” tegasnya.

Sebelumnya, gubernur Kepri Ansar Ahmad telah menyampaikan Ranperda dan Nota keuangan APBD Perubahan 2022 DPRD Kepri. Proyeksi Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2022 provinsi Kepri ini kembali berubah dan mengalami kenaikan Rp. 77,5 Miliar.

Dari Rp. 3,87 Triliun lebih APBD 2022 murni Provinsi Kepri sebelumnya pada APBD Perubahan 2022 ini meningkat menjadi Rp3,947 Triliun.

Ansar juga mengatakan, dengan pergeseran dan perubahan pendapat pada APBD perubahan 2022 kepri, pemerintah mengalokasikan besaran anggaran pendapatan daerah di APBD perubahan 2022 dari yang semula Rp. 3,480 Triliun naik Rp. 134,93 Miliar menjadi Rp. 3,615 Triliun.

Kemudian belanja daerah pada anggaran APBD 2022 dari semula di APBD 2022 murni Rp.3,87 Triliun naik Rp. 77,537 Miliar menjadi Rp. 3,947 Triliun lebih.

Untuk program pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berbudaya, anggaran APBD dialokasikan untuk fungsi pendidikan Rp. 875 Miliar atau sebesar 22,20 persen dari APBD.

Penulis: Presmedia
Editor: Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.