Berkas Perkara Lima Tersangka Dugaan Korupsi Rp. 6.7 M Tunjangan Perumahan DPRD Natuna Dilimpah ke PN

*Penahanan Lima Tersangka Jadi Kewenagan Hakim

Kasi Pidsus Kejari Natuna John Fredy Simbolon saat melimpahkan kelima tersangka ke PN Tanjungpinang (Foto: Penkum Kejati Kepri)
Kasi Pidsus Kejari Natuna John Fredy Simbolon saat melimpahkan kelima tersangka ke PN Tanjungpinang (Foto: Penkum Kejati Kepri)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Lima berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi tunjangan perumahan DPRD Natuna 2011-2015, dilimpahkan Jaksa dari Kejati Kepri Kejaksaan Negeri Natuna ke PN Tanjungpinang Selasa (20/9/2022).

Kelima Berkas perkara yang dilimpahkan itu, adalah Berkas tersangka mantan bupati Natuna Eliyas Sabli (ES), Raja Amirullah (RA), mantan sekda Natuna Syamsuri Zon (SZ), Mantan Ketua DPRD Natuna Hadi Chandra (HC) dan mantan Sekwan DPRD M. Makmur (MM).

Kepala seksi pidana khusus kejari Natuna Freddy Simbolon mengatakan, Kelima berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi itu, dilimpahkan Kejaksaan Negeri Natuna dan Jaksa dari Kejati Kepri ke PN Tipikor Tanjungpinang.

“Tadi siang sudah kami limpahkan lima berkas perkara tersangka dari dugaan korupsi itu, dan saat ini, tinggal menunggu penunjukan hakim dan jadwal sidang dari majelis hakim,” ujarnya pada PRESMEDIA.ID, Selasa (21/9/2022).

Sementara mengenai penahanan, Freddy mengatakan setelah pelimpahan berkas, menjadi kewenangan Hakim PN Tanjungpinang.

“Untuk penahanan, setelah pelimpahan ini, menjadi kewenangan majelis hakim,” sebutnya.

Ditempat terpisah, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Kepri Nixon Andreas Lubis, juga membenarkan pelimpahan berkas perkara dugaan korupsi lima tersangka itu

Yang melimpahkan kata Nixon, adalah Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna. Dan jaksa penuntut umum (JPU) untuk menyidangkan perkara dilakukan langsung Kasipidsus Kejari Natuna John Fredy dan beberapa Jaksa dari Kejati Kepri.

Terpisah, Humas PN Tanjungpinang, Isdaryanto, mengatakan telah menerima pelimpahan berkas dan lima tersangka perkara dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD Natuna.

“Saat ini sedang didaftarkan di PTSP Pengadilan,” kata Isdaryanto.

Untuk Majelis Hakim yang akan menyidangkan lanjutnya, Masih menunggu penunjukan dari Ketua Pengadilan.

“Hakim belum ditunjuk karena masih di daftarkan, nanti jika telah ditunjuk akan kita beri tau ke rekan-rekan,” ucapnya.

Mengenai pemahaman ke lima tersangka yang diserahkan Jaksa ke Hakim, Isdaryanto mengatakan, belum mengetahui secara pasti sifatnya, dan nanti setelah majelis hakim yang ditunjuk menyidangkan perkara tersebut yang akan menentukan.

“Untuk penahanan belum tahu, karena tim majelis yang menyidangkan masih baru akan ditunjuk,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, apakah nantinya ke lima terdakwa akan ditahan atau tetap mengikuti penetapan yang dilakukan Jaksa, Hakim yang menyidangkan yang akan memutuskan.

“Nanti, kita tunggu aja sikap Majelis Hakim yang akan menyidangkan. Mau menerapkan jenis penahanan apa,” pungkasnya.

Penulis: Roland
Editor: Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.