Dideportasi Malaysia ke Tanjungpinang, Sejumlah PMI Sakit dan Hamil

Sebanyak 11 PMI non-prosedural tiba di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang. (Foto: Roland)
Sebanyak 11 PMI non-prosedural tiba di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang. (Foto: Roland)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Sebanyak 11 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dideportasi dari Malaysia ke Tanjungpinang, Provinsi Kepri Indonesia melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Sabtu (24/9/2022).

Namun dari 11 PMI yang dipulangkan dari Pelabuhan Pasir Gudang Malaysia itu, banyak yang sakit dan hamil.

Koordinator Pemulangan Kementerian Sosial Direktorat Rehabilitasi Sosial, Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Peter M. Matakena, mengatakan dari 11 PMI yang dideportasi ini terdiri dari 3 orang laki-laki, 6 orang perempuan dan 2 orang anak-anak.

Ia menyebutkan bahwa seluruh PMI yang tiba ini dalam kondisi rentan, artinya ada yang sudah lansia sakit dan hamil.

“Sakit TBC dua orang, ada yang sakit maag akut dan gatal-gatal, serta hamil 5 bulan,” ujar Peter di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Sabtu (24/9/2022).

Peter menyampaikan bahwa seluruh PMI ini sebelumnya dinyatakan bersalah dan telah diadili di Malaysia sehingga telah menjalani pidana penjara

Tidak hanya itu Peter juga menyampaikan ada yang telah menyerahkan diri ke KJRI setelah kabur dari majikannya karena meminta perlindungan.

Peter mamaparkan saat tiba disini belasan PMI ini akan dibawa ke RPTC Tanjungpinang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan Covid-19 lagi. Jika ada PMI yang sakit parah, akan dibawa ke puskesmas atau ke rumah sakit terdekat.

“Kalau kesehatannya urgensi, akan dilarikan ke puskesmas ataupun ke RSUD dan RSUP.” paparnya.

Seluruh PMI ini berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Medan, NTB dan Aceh. Sementara itu untuk pemulangan kedaerah asal belum ditentukan.

“Bisa pulang secara mandiri, dijemput keluarga atau menggunakan biaya dari Kementerian Sosial,” Pungkasnya.

Penulis: Roland
Editor: Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.