Paripurna Hari Jadi ke-20 Kepri Ansar Sampaikan 7 Skema Percepatan Pembangunan Kepri

Bangkit Lebih Kuat, Gubenur Ansar Sampaikan 7 Skema Percepatan Pembangunan dan Peningkatan Ekonomi Kepri
Bangkit Lebih Kuat, Gubenur Ansar Sampaikan 7 Skema Percepatan Pembangunan dan Peningkatan Ekonomi Kepri (Foto:Presmedia) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur provinsi Kepri Ansar Ahmad mengatakan di usia dua dekade (20 Tahun-red) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2022, menjadi momentum untuk Kepri bangkit lebih kuat dan pulih lebih cepat.

Kepada seluruh masyarakat Kepri, Ansar juga mengajak agar terus bersama dan berkontribusi menghadapi tantangan-tantangan yang semakin tidak menentu sebagai perwujudan “Ekonomi Pulih, Kepri Sejahtera” menuju Provinsi Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing dan Berbudaya.

“Langkah kita hari ini sudah semakin serentak, laju perahu kita pun sudah semakin cepat. Namun, kita belum berlabuh sampai di garis akhir,” kata Ansar pada paripurna Hari jadi provinsi Kepri di DPRD Kepri Sabtu (24/9/2022).

Dalam kesempatan itu, Ansar juga menyampaikan, tujuh skema indikator pembangunan Kepri dalam mewujudkan Kepri berkembang, menuju ke arah yang lebih baik.

Ke tujuh indikator itu, antara lain, peningkatan pertumbuhan ekonomi dari sebelumnya tumbuh 2,11 persen saat ini menjadi 5,01 persen. PDRB Kepri 2021 atas dasar konstan pada tahun 2021 juga dikatakan Ansar meningkat menjadi Rp.180 Triliun atau naik 6 Triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp.174 Triliun.

Ke tiga, Indeks pembangunan Manusia (IPM) disebut, juga mengalami peningkatan sebesar 0,20 Poin dari 70,59 poin pada 2020 menjadi 75,79 poin pada 2021.

Tingkat Kemiskinan dan jumlah penduduk Miskin, juga dikatakan berangsur membaik dari 6,13 persen pada 2020 menjadi 5,75 persen pada 2021.

“Dengan persentase angka itu, tingkat pengangguran terbuka di Kepri, juga mengalami penurunan dengan tren pertumbuhan Ekonomi yang positif, dan memberikan dampak ketersediaan lapangan pekerjaan sehingga menurunkan tingkat pengangguran terbuka dari 10,34 persen pada 2020 menjadi 8,02 pada 2021,” ujarnya.

Kualitas kesehatan, yang diukur dari data penanganan Covid-19 dikatakan juga meningkat. Kasus aktif Covid-19 di Kepri tertanggal 22 September 2022 tinggal 54 orang. Jumlah ini menurun dari data puncak kaskus Covid Kepri pada Juli 2021 yang sebanyak 928 orang.

“Capaian ini, dilakukan melalui upaya percepatan pelaksanaan Vaksin  Covid-19 yang pada 22 September 2022 telah mencapai dosis pertama 99,23 Persen, Dosis ke II 85, 11 persen, Booster 53,35 persen 50,54 persen, diatas target nasional,” ujarnya.

Di sektor Kualitas Pendidikan, Kepri disebut menempati urutan ke 4 dari 34 provinsi di Indonesia. Pada Tahun 2021, rata-rata lama sekolah di Provinsi Kepulauan Riau sebesar 10,18 tahun, meningkat 0,06 tahun dari capaian rata-rata lama sekolah tahun 2020 sebesar 10,12 tahun dan lebih baik dari rata-rata lama sekolah nasional yaitu 8,54 tahun.

Kepada semua pihak, Ansar juga tidak lupa memberikan apresiasi, Khususnya pada mantan Gubernur Kepri terdahulu, Para Pejuang terbentuknya Provinsi Kepri, serta seluruh FKPD, Tokoh dan semua elemen masyarakat.

“Tanpa jasa dan kerja Gubernur Kepri sebelumnya serta semua pihak, capaian dan pembangunan di Provinsi Kepri tidak akan terwujud. Peringatan hari jadi ini, kita jadikan sebagai momen kebersamaan dan persatuan untuk menyongsong masa depan Kepri yang gemilang,” pungkasnya.

Penulis:Presmedia
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.