Polsek Tpi. Barat Temukan Pasangan Bukan Suami Istri di Kamar Hotel Novanda Tanjungpinang

Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Donris. E. Pasaribu dan Kanit Reskrim, Ipda Pepen Okta Vendri di Polsek Tanjungpinang Barat
Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Donris. E. Pasaribu dan Kanit Reskrim, Ipda Pepen Okta Vendri di Polsek Tanjungpinang Barat

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Polsek Tanjungpinang Barat membenarkan memeriksa sejumlah tamu hotel Novanda di jalan Wiratno Tanjungpinang atas dugaan menjadi tempat prostitusi.

Dan saat dilakukan pemeriksaan, Anggota Polisi yang melakukan operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) itu, Menemukan dua orang wanita dan satu pria yang bukan pasangan suami istri, berada dalam satu kamar.

Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP. Donris. E.Pasaribu, mengatakan dalam kegiatan KRYD ini, personel menyasar dua hotel yang diduga dijadikan tempat prostitusi. Dua hotel itu adalah Hotel Novanda di Jalan Wiratno kemudian Hotel Karas di Teluk Keriting.

“Oleh karena itu, saat melaksanakan kegiatan Patroli KRYD ini, kami mendatangi hotel tersebut. Sifatnya sebagai himbauan dan sosialisasi kepada pihak hotel,” ujarnya Donris, Selasa(27/9/2022).

KRYD selanjutnya juga untuk mengurangi kegiatan yang bersifat pencegahan untuk atasi kejahatan, curanmor dan kejahatan lainnya.

Ditempat yang sama, Kanit Reskrim, Ipda Pepen Okta Vendry, mengungkapkan Patroli yang dilakukan berawal ketika sejumlah personel Polsek Tanjungpinang Barat mendatangi Hotel Novanda dan Hotel Karas Tanjungpinang dengan surat tugas.

“Alasan kita mendatangi dua hotel ini. Atas informasi yang diperoleh melalui media sosial online atas dugaan praktik prostitusi di Hotel Novanda dan Hotel Karas,” ujarnya.

Yang datang saat itu lanjutnya, Anggota Polisi menggunakan pakai baju petugas dan menggunakan kendaraan patroli.

Di dua hotel itu, Dia bersama anggota meminta resepsionis hotel, untuk mengeluarkan daftar tamu hotel.

Hal itu menurut Pepen dilakukan untuk mengetahui adanya tidaknya dugaan prostitusi di penginapan itu.

“Ternyata benar, diduga ada praktik prostitusi di kamar nomor 308 di Hotel Novanda. Informasinya, tamu di kamar itu sudah 6 hari stay atau menginap di hotel itu,” ungkapnya.

Selanjutnya, Polisi bersama pihak hotel, melakukan pemeriksaan dan mendatangi kamar hotel 308. Setelah diketuk dan pintu dibuka, Polisi dan pihak hotel menemukan dalam kamar seorang wanita dan pria yang bukan pasangan suami istri.

Saat handphone si wanita di Check, ditemukan aplikasi media online untuk menjajakan diri sebagai pemuas nafsu kepada pria.

“Saat itu wanitanya masih berpakaian lengkap, cowoknya yang sudah pakai baju. Di handphone wanita itu memang ada aplikasinya,” paparnya.

Atas hal itu, Polisi memberi himbauan kepada wanita dan laki-laki yang bukan pasangan suami istri itu, untuk tidak mengulangi perbuatanya.

“Kami dari Polsek juga mengimbau kepada pihak hotel untuk selalu memperhatikan tamu yang menginap. Karena kita juga tidak berniat membuat takut tamu hotel tersebut,” pungkasnya.

Penulis: Roland
Editor: Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.