Tiga Berkas Perkara Korupsi TPA Bintan Dilimpah ke PN, Oktober Mulai Disidang

Tersangka korupsi pengadaan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Bintan, Hery Wahyu (HW) Supriatna (S) dan Ari Syafdiansyah (AS) saat diberada didalam taahanan untuk ditahan di Polres Bintan ( Doc Presmedia.id)
Tersangka korupsi pengadaan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Bintan, Hery Wahyu (HW) Supriatna (S) dan Ari Syafdiansyah (AS) saat diberada didalam taahanan untuk ditahan di Polres Bintan ( Doc Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang menerima pelimpahan tiga berkas perkara korupsi pengadaan lahan Tempan Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Tanjung Uban dari Kejaksaan Negri Bintan.

Humas PN Tanjungpinang Isdaryanto, mengatakan ke tiga berkas perkara Korupsi Rp. 2.4 Miliar itu, dilimpahkan Jaksa Penuntut Umum dan diregister dengan tiga nomor perkara.

Ketiga berkas  terdakwa TPA itu teregister dengan nomor berbeda, Untuk terdakwa Arif Syafdiansyah teregister dengan perkara nomor: 29/Pid.Sus-TPK/2022/PN Tpg. kemudian terdakwa Herry Wahyu Muhamad Soepran  teregiter dengan perkara Nomor:30/Pid.Sus-TPK/2022/PN Tpg dan terdakwa Supriatna teregister dengan perkara nomor: 31/Pid.Sus-TPK/2022/PN Tpg.

Saat ini kata Isdaryanto, Ketua PN Tanjungpinang juga telah menunjuk tiga Majelis Hakim yang akan memeriksa dan menyidangkan ketiga  perkara korupsi tersebut

“Ketiga hakim yang ditunjuk Ketua PN adalah Siti Hajar sebagai ketua majelis, didampingi dua hakim Ad-Hoc Tipikor Albifery dan Saiful Arif sebagai majelis hakim anggota,” sebutnya.

Majelis hakim, juga telah menetapkan pelaksanaan sidang pertama yang akan digelar pada Kamis (5/10/2022).

Ditempat terpisah, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bintan, Fajrian Yustiardi juga membenarkan telah melimpahkan berkas perkara tiga tersangka korupsi pengadaan lahan TPA Tanjung Uban itu.

“Pelimpahan bekas perkara dilakukan pada Senin 26 September 2022 kemarin. Untuk JPU yang akan menyidangkan dilakukan dengan Tim Jaksa dair Kejari Bintan,” sebut Fajrian.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Bintan menetapkan 3 tersangka korupsi pengadaan lahan TPA di kabupaten Bintan tahun 2018 ini dengan nilai kerugian Rp. 2, 4 miliar.

Ketiga tersangka yang ditetapkan adalah, Heri Wahyu (HW) selaku kuasa Pengguna Anggaran (PA) dan yang bertanggungjawab dalam pelaksanaan pengadaan lahan. Kemudian tersangka Ari Safriansyah (AS) dan Supriatna (S) sebagai pemilik lahan dan penerima dana ganti rugi atas adminitrasi yang diduga palsu diatas lahan yang di ganti rugi.

Ketiganya, dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 Jo pasal 3 Jo Pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan UU Nomor 20 tahun 2021 tentang pemberantasan tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 KUHP.

Penulis: Roland
Editor: Redaktur

Catatan: Berita ini telah diganti judul  dari sebelumnya “PN Tanjungpinang Terima Pelimpahan 3 Terdakwa dan Berkas Perkara Dugaan Korupsi TPA Tanjungpinang, menjadi “Tiga Berkas  Perkara Korupsi TPA Bintan Dilimpah  ke PN,  5 Oktober Mulai Sidang”

Leave A Reply

Your email address will not be published.