Adi Prihantara Sebut SK Pengangkatan Bupati Definitif Bintan Segera Dikeluarkan Mendagri

*Pemkab Bintan Diminta Segera Persiapkan Proses Pelantikan

Sekda Kepri Adi Prihantara
Sekda Kepri Adi Prihantara

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Sekretaris Daerah provinsi Kepri Adi Prihantara mengatakan, Surat Keputusan (SK) Pemberhentian dan pengangkatan Bupati definitif Bintan akan segera dikeluarkan Menteri Dalam Negeri.

Hal itu ditandai dengan, jawaban Kementerian Dalam Negeri atas pengajuan yang dilakukan Sekretariat Provinsi Kepri, serta keluarnya PDF format SK tersebut di sistem aplikasi administrasi Kementerian Dalam Negeri.

“Prosesnya secara PDF di sistem aplikasi administrasi yang kami ajukan sudah keluar SK-nya. Tetapi untuk kelengkapan administrasi dan rekomendasi serta penyampaian SK Asli-nya sedang diproses pakai aplikasi lagi,” ujarnya pada wartawan di DPRD Kepri Kamis (29/9/2022).

Mudah-mudahan lanjut Adi, Minggu ini seluruh proses prosesnya sudah selesai. Karena PDF SK tersebut juga sudah diterima sekretariat Provinsi Kepri dua hari yang lalu.

“Pokoknya dalam minggu ini, Tadi udah dilaporkan bahkan kami sudah ngebel ke Bintan untuk segera mempersiapkan prosesnya. Karena kita tinggal nunggu keluar aplikasi yang resmi, kemudian kita upload lagi terkait dengan persiapan pelantikan,” ujarnya.

Adi juga mengakui, dalam pengajuan pemberhentian dan pengangkatan Bupati definitif Bintan, melalui aplikasi ke Kemendagri itu, kadang ada data yang kurang, sehingga pihaknya kembali mengirimkan lagi.

“Kita sendiri dalam mengentry memang kadang ada kekurangan. Jadi kita ini kan lagi,” sebut mantan Sekda Bintan ini.

Tetapi seluruh kekurangan dan data administrasi yang diminta sudah dilengkapi dan format PDF SK-Mendagri untuk pelantikan Bupati definitif Bintan itu-pun sudah diterima.

“Untuk format PDF SK yang sudah kita terima, Pemberhentian dan pengangkatan. Kalau pemberhentiannya kan sudah kemarin, Berarti ini pengangkatan beliau menjadi bupati definitif.” ujar Adi.

Bupati Bintan Menjabat Hingga 6 Bulan Sebelum Pilkada 2024

Dengan keluarnya Surat Keputusan (SK) Pemberhentian dan Pengangkatan Bupati Bintan definitif ini, kemungkinan pelantikan akan dapat dilakukan pada Oktober 2022.

Dengan pelantikan pada Oktober 2022 maka jabatan definitif Bupati Bintan itu, akan berakhir 6 bulan sebelum pelaksanaan Pemilukada Bintan tahun 2024 mendatang.

“Masa periode bupati Bintan hingga 2024 dan akan berakhir 6 bulan sebelum pelaksanaan Pilkada Kepala Daerah tahun 2024,” sebutnya.

Setelah Bupati Bintan definitif dilantik, proses pengajuan wakil bupati Bintan akan kembali diserahkan pada partai pengusung, melalui mekanisme penyampaian calon wakil ke Bupati definitif untuk diserahkan ke DPRD Bintan, guna dilakukan pemilihan dan penetapan.

Mantan Bupati Bintan Apri Sujadi dan Roby Kurniawan merupakan pasangan Bupati dan wakil Bupati Bintan hasil Pilkada 2020 Bintan.

Keduanya diusung oleh Partai Demokrat, Golkar dan PAN, PKS dan Hanura. Namun akibat belum adanya pergantian definitif Bupati Bintan ini, mengakibatkan pengajuan Wakil Bupati Bintan dari partai pengusung tersebut juga belum tampak.

Keduanya merupakan pasangan bupati dan wakil bupati Bintan Periode 2021-2024 yang dilantik Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mewakili Menteri Dalam Negeri pada Jumat (26/2/2021) di Tanjungpinang.

Namun ditengah jalan, Jabatan Bupati Bintan definitif mengalami kekosongan pasca ditetapkanya Bupati Bintan Apri Sujadi sebagai tersangka kasus Korupsi pengaturan kuota rokok dan mikol di BP. Kawasan Bintan 2016-2018 pada Agustus 2021 lalu.

Selanjutnya, Menteri dalam negeri melalui Gubernur Kepulauan Riau menunjuk mantan wakil Bupati Bintan Roby Kurniawan sebagai Pejabat Sementara Bupati Bintan pada 19 Agustus 2021.

Pada 23 Agustus 2021, Gubernur Kepri melalui Surat keputusan Nomor 130/1599/B.PEMTAS-SET/2021, kembali melantik Roby Kurniawan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bintan.

Penulis: Presmedia
Editor: Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.