Jangan Hanya Membelanjakan, Sekda Minta Kepala OPD di Kepri Pikirkan Income PAD APBD

Sekda Kepri Adi Prihantara saat memimpin Rapat Koordinasi Optimalisasi Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kepri di CK Hotel Tanjungpinang, pada Minggu lalu.
Sekda Kepri Adi Prihantara saat memimpin Rapat Koordinasi Optimalisasi Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kepri di CK Hotel Tanjungpinang, pada Minggu lalu. (Foto:humas-Kepri)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Adi Prihantara, meminta OPD penghasil PAD dan OPD Pendukung  di di Pemerintah Provinsi Kepri, memikirkan dan memberi gagasan dan ide potensi incam PAD provinsi Kepri.

Selain itu, Sekda Adi juga meminta BUMD melalui perusahaan plat merah daerah, membenahi perusahaan dan menyusun rencana strategis bisnisnya,  hingga memperoleh keuntungan dan menyumbang PAD dari pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan.

Hal itu dikatakan Sekda  Adi Prihantara, saat memimpin Rapat Koordinasi Optimalisasi Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kepri di CK Hotel Tanjungpinang beberapa waktu lalu.

Rakor ini, merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Kepri H.Ansar Ahmad beberapa waktu lalu yang meminta Sekda dan kepala OPD di Kepri, mengoptimalkan sektor perolehan PAD serta mencari potensi sumber PAD baru yang dapat dikembangkan.

Hadir dalam rapat tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kepri Luki Zaiman Prawira masing-masing Kepala OPD penghasil dan OPD Pendukung OPD Penghasil atau yang mewakili, serta para pimpinan BUMD Kepri.

Kepada seluruh kepala OPD di Kepri, Sekda Adi Prihantara juga mengajak, agar semua peserta mengubah pola pikir dari pola membelanjakan APBD ke persoalan bagaimana mencari pendapatan PAD di APBD.

Menurutnya selama ini, ketika pembahasan anggaran tidak pernah berfikir persoalan pendapatan hanya belanja saja.

Oleh karena itu, kata Adi, mari semua berdiskusi membuka jalan bagaimana capaian kinerja OPD dapat meningkat dan kegiatan harus dapat dilaksanakan.

“Nah kuncinya bagaimana mencari pendapatan” ujar Sekda Adi.

Dalam kesempatan itu Sekda Adi jug menyampaikan 3 hal utama yang harus dilakukan dalam meningkatkan PAD Kepri, Pertama, menganalisis potensi PAD dengan kewenangan provinsi.

Kedua mengidentifikasi permasalahan yang ada pada sumber PAD dan ketiga menganalisis strategi pemanfaatannya.

Adapun sumber PAD yang ada dan perlu dioptimalkan lanjut Adi adalah dari penerimaan pajak, retribusi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain PAD yang sah.

Untuk BUMD Kepri, Adi juga meminta, agar perusahaan Plat merah Daerah itu, membenahi perusahaan dan menyusun rencana strategis bisnis.

“Selain itu utamakan “Good Corporate Governance” karena itu merupakan ukuran kesehatan dari sebuah corporate pemerintah.
Tujuan umumnya 1, yakni profit. Kemudian kebijakan internal yang diatur berdasarkan SOP” pesannya.

Penulis:Presmedia
Editor  :Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.