Terbukti Rekrut dan Kirim PMI Secara Ilegal Azuir dan Ruslan Divonis 3 Tahun Penjara

Dua terdakwa perekrut dan pengirim PMI secara Ilegal ke Malaysia. Terdakwa Muhamad Azuir dan Andi Ruslan masing-masing dituntut 4 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum di PN Tanjungpinang. (Foto: Roland)
Dua terdakwa perekrut dan pengirim PMI secara Ilegal ke Malaysia. Terdakwa Muhamad Azuir dan Andi Ruslan masing-masing dituntut 4 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum di PN Tanjungpinang. (Foto: Roland)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Dua terdakwa penampung dan pengirim PMI secara ilegal, Muhamad Azuir dan Andi Ruslan divonis 3 tahun penjara dan denda Rp. 100 juta subsider 3 bulan kurungan oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Kamis (21/10/2022).

Putusan ini dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Riska Widiana didampingi Majelis Hakim Novarina Manurung dan Refi Damayanti.

Hakim menyatakan, kedua Terdakwa terbukti bersalah melaksanakan penempatan PMI Illegal secara perseorangan, sebagaimana dakwaan tunggal Jaksa Penuntut Umum, melanggar pasal 81 Jo Pasal 69 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Menghukum kedua terdakwa dengan hukuman pidana penjara masing-masing selama 3 tahun dan denda Rp. 100 juta subsider 3 bulan,” kata Hakim.

Selain itu, Hakim menyatakan kapal kayu dengan panjang 8 meter untuk mengangkut para PMI “jalur gelap” tersebut dirampas untuk negara dan dua unit Handphone oppo dirampas untuk dimusnahkan.
Atas putusan itu Kedua terdakwa yang didampingi oleh Penasehat Hukumnya menyatakan menerima.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Arif Darmawan Wiratama yang sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan tuntutan 4 tahun penjara dan denda Rp. 100 juta subsider 6 bulan kurungan, pun menyatakan menerima putusan tersebut.

Dalam dakwaan JPU, terdakwa Andi Ruslan memerintahkan terdakwa M. Azuir untuk menjemput 3 orang PMI di kapal pukat JHT Nomor 4159 Di Perairan Malaysia, Rabu (13/4/2022) lalu.

Selanjutnya, Dengan menggunakan pompong kayu mesin 4 D Toyota 14 miliknya, terdakwa M. Azuir menjemput 3 orang PMI yang bernama Suryadi, Salam, dan Syafri dan di bawa ke rumahnya, dekat kawasan Kampung Panglong Nomor 59, RT 01 RW 01, Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.

Di rumah tersebutlah anggota Polres Bintan langsung melakukan penangkapan terhadap kedua terdakwa dan mengamankan para PMI.

Penulis: Roland
Editor: Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.