Ditinggal Mati Isterinya Pria Paruh Baya di Bintan Nekat Gantung Diri

Anggota Polisi dan Warga saat mengevakuasi jasad korban Yusli (55) yang nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumahnya, Kampung Seinam Laut, RT 005/RW 001, Kelurahan Seinam, Selasa (25/10/2022). (Foto: Hasura).
Anggota Polisi dan Warga saat mengevakuasi jasad korban Yusli (55) yang nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumahnya, Kampung Seinam Laut, RT 005/RW 001, Kelurahan Seinam, Selasa (25/10/2022). (Foto: Hasura).

PRESMEDIA.ID, Bintan – Ditinggal mati istrinya pria paruh baya Yusli (55), nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri didalam rumahnya, Kampung Seinam Laut, RT 005/RW 001, Kelurahan Seinam, Selasa (25/10/2022).

Warga Kecamatan Bintan Timur ini, pertama kali ditemukan tetangganya, tewas dalam kondisi gantung diri.

Kapolsek Bintan Timur AKP Suardi, mengatakan dari informasi tetangganya, korban sebelumnya hidup sebatang kara, setelah ditinggal mati isterinya.

“Korban tidak punya anak dan setelah istrinya meninggal dunia dia hidup sendirian,” ujar Suardi.

Korban lanjutnya, diduga mengalami gangguan jiwa setelah kepergian istrinya.

Para tetangganya juga mengakui, semenjak tinggal sendirian, Perubahan hidupnya berubah drastis. Dia sering menyendiri dan juga suka melamun. Akibat perubahan itu korban depresi dan lama kelamaan mengalami gangguan jiwa.

“Korban kerjanya buruh harian lepas. Dia suka menyendiri dan melamun,” jelasnya.

Untuk memastikan kematian korban, jenazah langsung dibawa ke RSUD Bintan di Kijang, guna dilakukan visum.

“Kita tunggu hasil visumnya dulu. Apakah korban punya riwayat penyakit hingga mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu atau tidak,” katanya.

Penulis: Hasura
Editor: Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.