Rudapaksa Mahasiswi di Pantai Trikora Faisal Dituntut 5 Tahun Penjara

Sidang Tuntutan Kasus Asusila, terbukti lakukan Rudapaksa pada wanita, terdakwa Faisal dituntut 5 Tahun Penjara (Foto: Roland)
Sidang Tuntutan Kasus Asusila, terbukti lakukan Rudapaksa pada wanita, terdakwa Faisal dituntut 5 Tahun Penjara (Foto: Roland)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Tanjungpinang terdakwa Mohd. Faisal, dituntut 5 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena merudapaksa seorang wanita di pantai Trikora, Bintan.

Tuntutan dibacakan Jaksa Penuntut Umum Danil Marbun di Kejaksaan negeri Bintan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (26/10/2022).

Dalam tuntutannya, Jaksa menyatakan, Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana, dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengannya di luar perkawinan. Hal itu, sebagaimana dalam dakwaan tunggal Pasal 285 KUHP.

“Menuntut terdakwa dengan tuntutan pidana penjara selama 5 tahun,” kata Jaksa.

Atas tuntutan itu terdakwa yang didampingi Penasehat Hukumnya Rizal SH menyatakan keberatan, dan akan mengajukan pembelaan secara lisan yang intinya meminta keringanan hukuman pada terdakwa kepada Majelis Hakim.

Atas keberatan terdakwa, Majelis Hakim Boy Syailendra didampingi Majelis Hakim anggota Guntur dan Anggalanton Boangmanalu menunda persidangan selama satu pekan dengan agenda vonis.

Sebelumnya, terdakwa Mohd. Faisal didakwa melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan nya di luar perkawinan.

Kejadian itu berawal ketika terdakwa berkenalan dengan korban Bunga yang juga seorang Mahasiswi di Tanjungpinang melalui media sosial Facebook sekitar Juli 2022.

Dari perkenalan itu, selanjutnya terdakwa menjalin hubungan dengan Bunga, hingga akhirnya terdakwa mengajak dan menjemput korban ke rumahnya untuk menonton bioskop.

Namun setelah dijemput, korban dan terdakwa tidak jadi menonton dengan alasan tidak memiliki uang karena ATM bermasalah.

Selanjutnya, terdakwa mengajak korban ke Trikora III kabupaten Bintan sekitar pukul 16.00 WIB, 11 Juli 2022.

Sesampainya disana, terdakwa kemudian merudapaksa korban dengan ancaman akan membunuh korban. Selain itu, terdakwa juga memukul kepala korban dengan batu.

Usai rudapaksa korban, Terdakwa kemudian kabur meninggalkan korban, menggunakan sepeda motor.

Penulis: Roland
Editor: Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.