Cabjari Tarempa Latih Aparatur Desa di Anambas Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Desa

Kacabjari Natuna di Tarempa menggelar pelatihan dan peningkatan kapasitas Perangkat Desa, BPD, RW dan RT Desa Mengkait dalam pengelolaan keuangan desa di Hotel Tropica Inn Anambas, Selasa (1-11-2022).
Kepala Cabang Kejaksaan negeri (Kacabjari) Natuna di Tarempa menggelar pelatihan dan peningkatan kapasitas Perangkat Desa, BPD, RW dan RT Desa Mengkait dalam pengelolaan keuangan desa di Hotel Tropica Inn Anambas, Selasa (1/11/2022).

PRESMEDIA.ID, Anambas – Aparatur Kejaksaan Natuna di Tarempa melakukan kegiatan pelatihan dan peningkatan kapasitas ke perangkat Desa, BPD, RW dan RT Desa Mengkait dalam pengelolaan keuangan desa.

Acara yang dihadiri perangkat Desa, BPD, RW dan RT Desa Mengkait di Hotel Tropical Inn Anambas, Selasa (1/11/2022).

Kegiatan ini, juga dihadiri Kepala Bidang Pemerintahan Desa Kabupaten Kepulauan Anambas M.Dwi Jaya Putera, Camat Siantan Selatan Awaluddin, Kepala desa Mengkait Amos Apui serta perangkat Desa, Pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RW dan Ketua RT pada Desa Mengkait.

Camat Siantan Selatan Awaluddin, mengatakan, Pelatihan dan peningkatan kapasitas perangkat Desa, BPD, RW dan RT ini sangat diperlukan dalam pengelolaan keuangan desa sehingga aparatur desa tidak salah menggunakan dana desa yang dikucurkan pemerintah.

Kepala Cabang Kejaksaan Natuna di Tarempa Roy Huffington Harahap, mengatakan, Pengelolaan keuangan Negara seperti dana desa mutlak diperlukan dalam pelaksanaan pembangunan.

Dalam melaksanakan setiap kegiatan desa, kekompakan dalam mengemban tugas dan kewajiban juga harus dilakukan, sehingga mampu memberikan pelayanan pada masyarakat.

Selain itu, Roy panggilan akrab Kacabjari Tarempa ini juga mengatakan, Penyelesaian hukum dalam setiap permasalahan/kasus juga tidak harus melalui pengadilan, Namun dapat diselesaikan dengan Protective Justice atau penyelesaian diluar persidangan.

“Atas hal itu perlu ada upaya dalam membangun Rumah Restorative Justice.l,” sebutnya.

Roy juga meminta kepada aparatur dan perangkat desa, agar tidak sungkan meminta pandangan hukum dan pelaporan ke Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa, apabila mempunyai informasi terkait adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi,

Kepada penyelenggara kegiatan, Roy juga mengucapkan terimakasih, atas diundangnya Kejaksaan pada acara itu.

“Ke depan, Kepala Desa dan Perangkatnya BPD, RW dan RT pada Desa Mengkait diharapkan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik hingga tidak bermasalah dengan hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Jaksa fungsional Kejaksaan Cabang Natuna di Tarempa, Ganda Tiar Sitorus dalam materinya mengatakan, selain sebagai Penuntut hukum, Kejaksaan juga memiliki fungsi Pembinaan Dan Pengawasan akuntabilitas keuangan Negara, khususnya keuangan desa.

Hal itu lanjutnya, sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2021 tentang perubahan atas UU No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI tentang tugas dan wewenang Kejaksaan Republik Indonesia.

“Demikian juga dengan penanganan tindak pidana Korupsi, Potensi Objek korupsi atau penyalahgunaan dana desa, serta Prosedur penanganan kasus korupsi,” sebutnya.

Dalam sesi penyampaian Materi ini,  aparatur dan perangkat desa juga terlihat menyimak dengan antusias dalam pelatihan tersebut.

Selesai menyampaikan materi, beberapa peserta juga mengajukan pertanyaan atas sejumlah materi, dan langsung dijawab oleh narasumber.

Penulis :Presmedia
Editor   :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.