maulidnabidewan

Curi Uang Hantaran Mahar Nikah, Tr Dibekuk Polisi di Hotel Dabo Singkep

Kapolsek Dabo Singkep IPTU Rohandi P.Tambunan saat menggelar presrisil penangkpaan Tr kasus pencurian Uang hantaran mahar nikah di Dabo Singkep-Lingga
Kapolsek Dabo Singkep IPTU Rohandi P.Tambunan saat menggelar presrisil penangkpaan Tr kasus pencurian Uang hantaran mahar nikah di Dabo Singkep-Lingga (Foto:Polsek-Dabo-Singkep)

PRESMEDIA.ID, Lingga – Curi uang hantaran mahar pernikahan adik sepupu, Tr dibeuk dan dijebloskan Polisi ke sel tahanan Polsek Dabo Singkep Kabupaten Lingga.

Kapolres Lingga AKBP Fadli Agus melalui Kapolsek Dabo Singkep IPTU Rohandi P.Tambunan, mengatakan penangkapan terhadap Tr dilakukan atas laporan korban R yang merupakan sepupu pelaku dari pihak isterinya.

“Pelaku Tr kami amankan sekira pukul 04.00 wib di hotel Dabo Singkep atas dugan pencurian,” sebut Rohandi melalui Rilis-nya Rabu (2/11/2022).

Adapun kronologis kejadian pencurian yang dilakukan Tr lanjut Rohandi, berawal dari rencana nikahan adik perempuan saksi R di Rumah orang tuanya Dusun 1 Pulau Lalang Desa Berhala, Kecamatan Singkep Selatan Kabupaten Lingga.

Atas rencana nikahan itu, keluarga R melakukan gotong-royong membuat dekorasi acara lamaran adiknya di rumah orang tuanya sekitar Pukul 06.30 Wib Sabtu (22/10/2022).

“Saat itu, pelaku Tr ini juga datang dan membantu melakukan dekorasi karena pada pukul 20.00 Wib (malam-red) akan datang pihak keluarga mempelai laki-laki memberi hantara mahar untuk digunakan pada pernikahan adik R ini,” ujarnya.

Selanjutnya, sekira pukul 20.00 Wib dilangsungkan penyerahan hantaran. Dan saat itu, pelaku juga hadir dan menyaksikan penyerahan hantaran mahar itu.

Tapi setelah uang diterima keluarga R, Tr melihat saksi R menyimpan uang hantaran yang sudah diserahkan itu, ke dalam laci lemari kamar rumahnya.

Selanjutnya, setelah acara selesai, pukul 21.00 wib pelaku Tr pergi ke dapur untuk berbincang dengan saksi Y dan saksi Rd yang merupakan abang R, hingga akhirnya mereka bubar pada malam dinihari.

“Namun sekira pukul 03.00 wib, pelaku Tr ini menuju kamar saksi R dan mengambil sebagian uang hantaran yang disimpan di lemari itu,” ujarnya.

Keesokan harinya, pelaku mendengar bahwa ada kapal yang akan berangkat dari Pulau Lalang Desa Berhala ke Dabo Singkep. Saat itu, pelaku akhirnya pamit mau ke keluarga R untuk berangkat ke Dabo Singkep.

Kemudian pada 23 Oktober 2022 saksi R kembali mengecek uang yang disimpan. Saat itu didapati uang tersebut sudah berkurang. Saat itu, R langsung memberitahukan berkurangnya uang hantaran pernikahan adiknya itu ke pihak Keluarga serta Bhabinkamtibmas Desa Berhala.

Atas kejadian itu, selanjutnya R dan keluarganya melapor ke Polsek Dabo Singkep dengan kerugian Rp.8.000.000,-.

Atas laporan R tersebut, selanjutnya Tim Reskrim Polsek Dabo Singkep melakukan penyelidikan, dan mencari keberadaan Tr yang saat itu telah berada di Dabo Singkep.

Dari penyelidikan Polisi, ternyata pelaku Tr, setibanya di Dabo Singkep, telah menggunakan uang mahar hantara curianya itu, untuk membeli 1 unit handphone dari sebuah toko, Kemudian membeli minuman keras dan memesan kamar Hotel bersama dengan temannya.

“Hal itu juga diakui pelaku Tr saat kami amankan di Hotel,” ujar-nya.

Selain itu, juga diamankan barang-bukti pelaku Tr berupa 24 lembar uang pecahan Rp100.000, 7 lembar uang pecahan Rp.5.000, 1 lembar uang pecahan Rp1.000, dan 1 unit handphone warna abu-abu.

Atas perbuatannya, saat ini Tr ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP atau pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun.

“Untuk proses hukum lebih lanjut  saat ini Tr kami dilakukan penahanan,” pungkasnya.

Penulis:Presmedia
Editor  :Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.